SuaraSumut.id - Polda Sumatera Utara akan melakukan pemeriksaan terhadap Guru Besar Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Yusuf Leonard Henuk.
Yusuf Leonard Henuk diperiksa soal dugaan kasus rasisme hari ini, Senin (15/2/2021).
"Iya, infonya begitu (dipanggil Polda Sumut)," kata Rinto Maha, Pengacara Yusuf Leonard Henuk, saat dikonfirmasi, Minggu (14/2/2021) malam.
Rinto menyebut, jika hasil pemeriksaan penyidik kliennya ditetapkan sebagai tersangka, maka empat orang oknum kader Partai Demokrat juga harus ditetapkan tersangka.
Adalah Muhammad Rifai Darus, Jansen Sitindaon, Yan A Harahap dan Abdullah Rasyid, karena dianggapnya turut membagikan postingan.
"Ada korelasi laporan KNPI dengan oknum Demokrat. Tersangka belum tentu bersalah. Tersangkakan semua nanti kita buktikan di pengadilan," ujar Rinto.
Dalam Pasal 28 ayat 2 UU ITE berbunyi orang yang menyebarkan, mendistribusikan, membagikan postingan ujaran kebencian dapat dijerat pidana.
"Kan keempat akun oknum Demokrat itu yang membagikan, kita ada buktinya," ucap Rinto.
Rinto mengatakan, kliennya Yusuf Leonard Henuk akan memenuhi panggilan tersebut.
Baca Juga: Arus Balik Libur Imlek Tol Japek Ramai Lancar, Awas Jalan Rusak KM 130-136
"Iya informasinya saya dengar tadi hadir," ujarnya.
Diketahui, Yusuf dilaporkan ke Polda Sumut lantaran mengunggah postingan bermuatan rasisme, Selasa (2/2/2021).
Dia menyandingkan foto aktivis HAM Natalius Pigai dengan monyet yang sedang berkaca. Selain itu, dalam postingannya Yusuf menuliskan kritik keras kepada Pigai.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Guru Besar USU Polisikan 5 Akun Twitter, Salah Satunya Jansen Sitindaon
-
Politisi Demokrat Kaget Dipolisikan, Guru Besar USU: Jangan Banyak Omong
-
Soal Rasisme, Mahasiswa Papua Minta Guru Besar USU Prof Yusuf Dicopot
-
Guru Besar USU Dinilai Rasis, Rocky Gerung: Monyet Balik Ketawa Lihat Dia
-
Tak Terima Disebut 'Guru Binatang', Prof Yusuf Polisikan Kader Demokrat
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Viral Anak Bacok Ayah di Deli Serdang, Polisi Amankan Pelaku
-
Paman dan Keponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu di Tanjung Balai
-
Rindu Terbayar Setelah 10 Tahun, BRI Pertemukan PMI Yuni dengan Ibunya di Taiwan
-
BRI Hadirkan BRImo Taiwan, Solusi Finansial Digital bagi Masyarakat Indonesia di Taiwan
-
Perkuat Pencegahan TPPO, Kanwil Imigrasi Sumut Gandeng BP3MI hingga Polda Dorong Sinergi PIMPASA