SuaraSumut.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal menggelar rapat pleno penetapan paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Medan terpilih pada Kamis (18/2/2021).
Rapat pleno rencananya bakal berlangsung di Hotel Aryaduta Medan. Demikian dikatakan Komisioner KPU Kota Medan Divisi Program, Data, dan Informasi, Nana Miranti, dilansir dari digtara.com--jaringan suara.com, Rabu (27/2/2021).
"Rencananya 18 Februari bakal rapat pleno terbuka penetapan Wali Kota-Wakil Wali Kota Medan.
Kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, pasangan calon, dan lainnya," katanya.
Tahapan selanjutnya, KPU Medan akan membuat berita acara, Surat Keputusan, Surat Pengantar, dan akan diteruskan ke DPRD Kota Medan.
"DPRD Kota Medan berdasarkan surat yang kita ajukan akan membuat rapat paripurna. Selanjutnya, putusan paripurna disampaikan ke Kemendagri melalui Gubernur Sumut untuk dilakukan pelantikan," ujarnya.
KPU Medan hanya sebatas penetapan calon pemenang pilkada Medan 2020. Peserta yang hadir di rapat pleno dari masing-masing lembaga yang diundang hanya 2 orang.
"Sistem kita nanti 1 undangan untuk 1 orang. Wajib memakai masker dan jaga jarak. Dalam rapat tadi kita minta, terutama tim paslon supaya tidak mengerahkan massa,” tegasnya.
Jika pendukung dari partai politik maupun lainnya ingin memberi dukungan penetapan dapat melakukan live streaming di masing lokasi melalui akun Facebook KPU Medan.
Baca Juga: Apple Berencana Kembangkan Mobil Listrik, Volkswagen Tidak Gentar
Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kota Medan yang digelar, Selasa (15/12/2020), pasangan calon Bobby Nasution-Aulia Rachman memperoleh 393.327 suara atau 53,45 persen. Sementara, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi memperoleh 342.580 suara atau 46,55 persen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas