"Ya kalau sudah mengalami gangguan misalnya begini matanya kabur boleh datang ke dokter, matanya berair, biasanya anak itu suka mengedipkan matanya," ungkapnya.
Ia juga meminta tidak perlu risau datang ke dokter mata bila anak mengalami gangguan penglihatan.
"Ke dokter kita lakukan edukasi dulu, kalau memang penglihatan masih bagus kita edukasi, misal sudah terganggu kita kasih kacamata. Gak sampai harus dioperasi," pungkasnya.
Hal senada juga disampaikan, dr Selly Azwina Sp.M yang membuka praktek di Pematangsiantar.
Ia mengatakan, para orangtua diharapkan untuk lebih memperhatikan anaknya ketika bermain handphone. Pasalnya, radiasi layar handphone dapat menganggu mata dan berdampak terhadap tumbuh kembang anak.
"Kalau terjadi peningkatan kerusakan mata terhadap anak gara-gara gadget, belum ada surveinya," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan
-
Jangan Dibuang! Biji Delima Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan
-
Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok
-
Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap, Diduga Lecehkan Dua Anak di Bawah Umur
-
Banjir Aceh Selatan Meluas, 205 Warga Mengungsi dan 794 Jiwa Terdampak