SuaraSumut.id - Pelayaran dari pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh ke Sabang dan sebaliknya dihentikan. Hal ini disebabkan karena cuaca buruk di wilayah perairan Aceh.
Demikian dikatakan Kepala Pelabuhan Ulee Lheue Adrian, dilansir Antara, Jumat (19/2/2021).
"Iya benar sudah dihentikan, tidak ada jadwal keberangkatan maupun kedatangan lagi untuk hari ini karena cuaca kurang baik," katanya.
Penghentian aktivitas kapal dilakukan pada jadwal keberangkatan kedua dan tiga setelah pelayaran pagi behasil selamat tiba di dermaga.
Untuk kapal lambat (fery) sempat melakukan pelayaran dua kali. Sedangkan kapal cepat Express Bahari sekali perjalanan sebelum dilanda cuaca buruk dengan gelombang tinggi.
"Yang berangkat hari ini tadi kapal Fery pukul 07.30 WIB dan pukul 10.30 WIB. Kapal cepat yang sempat berangkat hari ini satu kali yaitu sekitar pukul 08.00 WIB," ujarnya.
Dari informasi cuaca yang diterima pihaknya, ketinggian gelombang di wilayah perairan Banda Aceh-Sabang mencapai empat meter. Untuk itu, pelayaran tidak bisa dilanjutkan.
"Untuk ketinggian gelombang mulai dari tiga sampai empat meter, maka dari itu demi keselamatan penumpang kapal tidak diberangkatkan lagi," tukasnya.
Baca Juga: Pria Ini Potong Kemaluannya Sendiri Pakai Pisau Dapur Hingga Terluka Parah
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap
-
Ratusan Ojol Kepung Kantor Debt Collector di Medan Gegara Motor Rekan Ditarik Paksa
-
Sinergi Imigrasi Belawan-Ombudsman, Wujud Kepastian Layanan dan Hukum
-
Banjir Bandang Terjang Tapanuli Utara: 4 Rumah Hanyut, 18 Rusak Berat