SuaraSumut.id - Polda Sumatera Utara mengklaim tidak ikut campur dengan masalah Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengaku, pihaknya tetap profesional dalam melakukan pengamanan. Sedangkan permasalahan KLB, kata Wahyudi, itu bukan urusan polisi melainkan partai.
"Itu internal partai, yang penting kita jaga kondusif, aman," kata Hadi.
Begitu juga dengan penegakan protokol kesehatan, Wahyudi mengaku, Tim Satgas Covid-19 Sumut telah turun ke lokasi.
"Prinsip-nya kita jaga sampai kondusif aktivitas masyarakat di sekitar tetap berjalan, dan tidak terganggu," ujarnya.
Pasca bentrok yang terjadi tak jauh dari KLB, Wahyudi menyebut situasi saat ini sudah kondusif.
"Situasi kondusif, tidak ada apa-apa, Polrestabes di sini semua, Kapolrestabes langsung memonitor, (bentrok) itu hanya kesalahpahaman di SPBU saja," cetusnya.
Diberitakan, Moeldoko terpilih menjadi ketua umum dalam KLB Partai Demokrat.
"Menimbang dan seterusnya, memperhatikan dan seterusnya, menetapkan Jenderal (Purn) DR Moeldoko sebagai Ketua Umum DPP Demokrat hasil kongres luar biasa periode 2021-2025," kata pimpinan sidang yang dibacakan Jhonny Allen.
Baca Juga: Ternyata! Moeldoko Sudah Jadi Kader Partai Demokrat, Dapat KTA Khusus Pula
Dalam kongres diputuskan pula mengakhiri masa kepengurusan Agus Harimurti Yudhoyono.
Selain menetapkan Moeldoko sebagai Ketum DPP Demokrat, peserta kongres juga mengusulkan dan mentapkan Marzuki Alie sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Periode 2021-2025.
Pada KLB Demokrat itu, forum mengusulkan dua nama yakni Marzuki Alie dan nama Moeldoko sebagai calon Ketua DPP Partai Demorat.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Panas! AHY Sebut Moeldoko Ketum Partai Demokrat Abal-abal Versi KLB Ilegal
-
Jhonny Allen di KLB Demokrat: Moeldoko Resmi Kader, Miliki KTA Nomor Khusus
-
Tak Sampai Sehari Punya KTA, Moeldoko Jadi Ketum Partai Demokrat di KLB
-
Ketum Demokrat Versi KLB Orang Istana, Sopwan: Pemerintah Harus Tetap Adil!
-
Cuitan Andi Arief Terbukti, Ada Darah Tumpah di KLB Demokrat Deli Serdang
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Beroperasi Saat Ramadan, Diskotek Blue Night di Langkat Dirazia, 48 Orang Positif Narkotika
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Perhimpunan Pergerakan 98: Ini Upaya Pembunuhan
-
WN Belgia Dideportasi Gegara Langgar Aturan Keimigrasian
-
Banyak yang Salah! Ini Cara Membedakan Sepatu Adidas Original dan KW
-
Kapan Perlu Ganti HP? 7 Tanda Smartphone Sudah Saatnya Diganti