SuaraSumut.id - Oknum PNS di Aceh, AG (48) bersama wanita yang bukan pasangan sahnya AS (45), menjalani hukuman 18 kali cambukan.
Keduanya ditangkap Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh karena diduga mesum di mobil.
Eksekusi cambuk berlangsung di Taman Sari, Banda Aceh, pada Senin (8/3/2021). Eksekusi hukuman cambuk itu disaksikan sejumlah warga. AG disabet algojo dalam posisi berdiri dan AS dicambuk dalam posisi duduk.
"Oknum PNS bersama pasangannya dicambuk sebanyak 18 kali. Dia divonis 20 kali namun dipotong masa tahanan 2 kali," kata Plt Kepala Satpol PP-WH Banda Aceh Heru Triwijanarko, dilansir Antara.
Algojo juga mengeksekusi tiga pasangan lainnya, yaitu MD dan pasangannya ZU, MU dan pasangannya Rah, serta MM dan SWS.
"Total ada empat pasangan yang dicambuk, yaitu tiga ikhtilat dan satu khalwat," ujarnya.
Sebelumnya, seorang PNS ditangkap karena diduga berbuat mesum dengan perempuan yang bukan pasangan sahnya. Mereka ditangkap di dalam mobil yang parkir di lokasi wisata.
"Mereka berdua sudah berkeluarga dan keduanya sudah lama berhubungan, kenalan. Dulu kakak kelas dan adik kelas waktu SMP," kata Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Wilayatul Hisbah (WH/polisi syariat) Banda Aceh Zakwan, Rabu (27/1).
Hukuman cambuk sesuai dengan putusan Mahkamah Syariah Banda Aceh. Keduanya dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan 'jarimah ikhtilath' atau melanggar Pasal 25 ayat (1) Qanun Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.
Baca Juga: Ketagihan Judi Togel Online, Kepala Kantor Pos Korupsi Uang Perusahaan
Berita Terkait
-
Hukuman Cambuk saat Pandemi COVID-19 di Banda Aceh
-
Main Judi Online, Pria di Sabang Dihukum Cambuk
-
2 Warga Beragama Kristen Pilih Hukuman Cambuk Karena Lakukan Ini
-
Komentari Hukum Cambuk Pasangan Gay di Aceh, Gadis Ini Dikritik Warganet
-
Aceh Tetap Gelar Hukuman Cambuk Saat Pandemi dan Dihadiri Banyak Orang
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit