SuaraSumut.id - Serangan pedas kembali dilontarkan politisi PDI Perjuangan Dewi Tanjung kepada Habib Rizieq Shihab yang menolak sidang secara virtual. Dewi Tanjung terlihat marah mengomentari ribut-ribut masalah sidang Rizieq tersebut.
Dewi Tanjung menulis kicauan pedas menyerang Habib Rizieq di akun Twitter pribadinya @DTanjung15. Mulanya, Ia mengatakan bahwa Rizieq Shihab bukanlah seorang habib. Ia kemudian menyebut Rizieq sebagai Dajjal dan preman bersorban.
"Rizik Sihab itu Bukan HABIB jd tidak perlu ada Perlakuan khusus untuk Rizik. Ini Negara Hukum apabila Rizik Cs tidak mau mentaati Hukum yg berlaku di Negara ini. Harusnya Aparat Penegak hukum segera Bertindak Tegas. Rizik Sihab Cs adalah Teroris Perusuh negara dengan menjual agama," tulis Dewi di Twitter miliknya, dikutip dari hops.id, jejaring media suara.com, Sabtu (20/03/2021).
Tak cuma itu, Dewi Tanjung juga membuat sebuah cuitan yang tak kalah pedas dari cuitan sebelumnya. Dewi menyebut, gerombolan Habib Rizieq sebagai kelompok dajjal penghancur agama Islam.
Dewi beralasan, sikap dan mulut kelompok Rizieq Cs yang mengaku taat beragama Islam, tapi justru tidak menggambarkan nilai-nilai Islam yang baik dan benar.
Politisi kelahiran Padang, 1980 tersebut juga mengatakan bahwa Habib Rizieq adalah preman musuh negara yang hanya bermodalkan sorban dan massa yang mengikutinya.
"Dajjal penghancur agama Islam itu Rizik Cs. Liat saja sikap dan Mulut mereka yg mengaku taat agama tapi apa yg mereka lakukan luar ajaran agama Islam yg baik dan benar. Dengan modal sorban dan massa Rizik ngaku2 Habib padahal dia inilah preman bersorban perusuh Negara," cuit Dewi Tanjung.
Kemudian, Dewi PDIP, yang menyebut Habib Rizieq sebagai penghancur agama Islam, mengatakan bahwa orang yang percaya bahwa Rizieq Shihab adalah Habib itu merupakan orang yang bodoh.
"Hanya orang2 Bodoh yg Percaya Rizik itu HABIB Padahal dialah penghancur dan penjual Agama Islam demi keuntungan pribadi. Hanya orang2 Bodoh mengatakan FPI itu Bukan Kadrun. Rizik itu Preman bersorban yg di pakai tangannya oleh Bohir untuk bikin rusuh negara. Masih percaya SM rizik."
Baca Juga: Ade Armando Sebut Habib Rizieq Pengecut Karena Menolak Sidang Online
Tidak berhenti sampai di situ, bahkan Dewi memberikan peringatan keras apabila Rizieq tak menaati peraturan yang ada. Ia juga menilai bahwa Rizieq Shihab pantas ditembak mati daripada menjadi sampah perusuh negara.
"Apabila Rizik tidak mentaati Peraturan dan Hukum di Negara ini. Hakim harusnya langsung menjatuhi hukuman yg seberat2nya karna dia telah melawan Hukum. Kalo Perlu TEMBAK MATI aja dari pada menjadi Sampah Perusuh Negara," kata Dewi Tanjung.
Sebelumnya, sidang kasus yang menjerat Habib Rizieq memang ribut. Mantan pentolan FPI itu menolak dengan keras sidang secara virtual.
Rizieq Shihab meminta agar dirinya langsung didatangkan di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Timur, bukan di Rutan Bareskrim dengan menjalani sidang secara virtual.
Berita Terkait
-
Ade Armando Sebut Habib Rizieq Pengecut Karena Menolak Sidang Online
-
Ngotot Adili HRS Online, Tengku Zulkarnain: Beliau Mestinya Ditahan Online
-
Teddy PKPI Umumkan Persaingan Mengaji Habib Rizieq vs Aldi Taher: Ngeri!!
-
Viral Video Hoax Jaksa Kasus Rizieq Ditangkap, Mahfud MD Singgung UU ITE
-
Video Hoax Jaksa Kasus HRS Terima Suap Viral, Mahfud MD: Tetap Harus Diusut
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
PSMS Medan Tunjuk Sosok Berlisensi UEFA Pro sebagai Direktur Teknik
-
PSMS Medan Mulai Bergerak, Umumkan 4 Pemain untuk Liga 2 Musim 2026/2027
-
BEM USU Gelar Demo di DPRD Sumut Besok, Usung 6 Tuntutan
-
Keluarga Merasa Janggal, Ekshumasi Jenazah Steven Sitorus di Toba Dilakukan
-
ASUS ExpertBook Ultra, Laptop Flagship Baru untuk Profesional