Disinggung apakah sebelumnya korban pernah mendapat ancaman, sang istri mengaku ada sejumlah orang yang memperingatkannya agar tidak mengusik perjudian di kawasan sekitar rumahnya.
"Tapi gak sampai diancam, hanya dibilangi saja," imbuh Yulia.
Ia mengatakan, korban merupakan orang yang periang, sayang keluarga, dan aktif membantu masyarakat sekitar.
"Sehari-harinya suami saya kerja bantu jualan di depan. Kedepannya dia rencana mau buka bengkel, doorsmer sama anak remaja masjid," ucap Yulia.
Ia berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap para pelaku pembunuhan yang menewaskan suaminya.
"Segitu gampang nya dia menghilangkan nyawa orang," tukasnya.
Sebelumnya, korban ditembak oleh orang tak dikenal (OTK). Korban tewas dengan luka tembak pada bagian kepala belakang tembus kekening kepala bagian.
Peristiwa terjadi di Jalan Yos Sudarso KM 13, Kecamatan Medan Labuhan, tepatnya di depan SPBU Martubung Kel.Besar, Kec.Medan Labuhan, Minggu (28/3/2021) dinihari.
Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Minggu (28/3/2021).
Baca Juga: Terduga Teroris di Bekasi Diduga Pemilik Bom dan Bahan Baku Peledak
Menurut keterangan para saksi, korban saat itu sedang berada di lokasi balapan liar bersama rekan-rekannya. Tiba-tiba terdengar dua kali letusan senjata api.
"Saksi lalu melihat korban sudah tergeletak di jalan. Korban kemudian dibawa oleh rekan-rekannya ke rumah sakit, namun nyawa Ridho tidak tertolong," kata Hadi.
Polisi yang mendapat laporan turun ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas mengamankan barang bukti dua unit sepeda motor dan dua selongsong peluru.
"Korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi," ujarnya.
Hadi mengatakan, petugas dari Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
"Petugas juga tengah mencari saksi-saksi lain yang ada di TKP. Polres Pelabuhan Belawan juga berkoordinasi dengan Polda Sumut guna menyelidiki pelaku penembakan," tukasnya.
Berita Terkait
-
Seorang Pria Tewas Ditembak OTK di Medan, Polisi Turun Tangan
-
Anak Perempuan 7 Tahun Tewas Ditembak Aparat Keamanan di Myanmar
-
Penjaga Kebun Tewas Ditembak Saat Tangkap Pencuri Sawit
-
6 Laskar FPI Tewas Ditembak Jadi Tersangka, YLBHI Singgung Kasus Soeharto
-
Usai Ceramah, Gus Idris Sempoyongan Terus Terkapar Diduga Ditembak OTK
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak