Jadi, bisnis ini bisa jadi menguntungkan bagi kamu. Untuk bisnis ini, modalnya bervariasi tergantung dari berapa jumlah yang kamu ingin jual.
Bagi kamu yang ingin menjalankan bisnis ini, lebih baik jika kamu bisa langsung membelinya dari orang yang memiliki lahan buah, pasti harganya lebih murah.
4. Berjualan Ketupat
Ketupat seringkali dijadikan simbol Hari Raya Idul Fitri. Gak ada ketupat, kurang afdol. Namun sebelum Lebaran, menu ketupat kerap disajikan saat tradisi kunutan.
Biasanya di pertengahan puasa Ramadhan. Ketupat dimakan bersama opor ayam atau sayur labu siam. Sehingga emak-emak membutuhkan kulit ketupat untuk membuat menu ini.
Kalau bisa membuat ketupat, kamu bisa menjajal bisnis ini. Modalnya pun cukup kecil kok, kira-kira untuk satu ketupat, hanya butuh modal sebesar Rp 1.000 saja. Tetapi kamu bisa menjualnya hingga 2 kali lipat sesuai harga di pasaran.
5. Membuat Kue Kering
Kue kering adalah makanan yang wajib ada ketika Hari Raya Idul Fitri. Tak heran peminatnya melonjak jelang lebaran. Banyak orang yang akan membeli kue kering dari jauh hari sebelum Lebaran.
Jadi untuk kamu yang jago masak, apalagi membuat kue kering, realisasikan bisnis ini. Modal untuk bisnis kue kering juga bermacam-macam, tergantung jumlah dan jenis bahan yang dipakai. Bisa mulai dari ratusan ribu rupiah saja.
Baca Juga: Beduk Raksasa Jadi Simbol Semangat Toleransi Umat Beragama di Singkawang
6. Menjual Busana Muslim dan Perlengkapan Shalat
Menjelang Lebaran, pasti banyak orang ingin memiliki pakaian baru dan perlengkapan shalat yang baru. Gunakan momen itu untuk mencari uang tambahan.
Busana muslim dan perlengkapan shalat yang bagus sangat dicari, terutama para ibu yang ingin tampil kece di hari fitri. Yang biasanya diminati adalah busana muslim seragam. Biar kembaran bersama anak dan suami tercinta.
Memulai bisnis ini memang membutuhkan modal cukup besar. Tapi jangan ragukan keuntungan yang bisa kamu dapatkan nantinya.
Kisaran modal yang kamu butuhkan adalah Rp 10 juta sampai Rp 20 juta untuk busana muslim dan Rp 5 juta-Rp 15 juta untuk perlengkapan shalat. Kalau gak mau keluar modal juga bisa.
Caranya dengan menjadi reseller. Menjual baju muslim dan perlengkapan shalat milik orang lain, misalnya tetanggamu ada yang jadi distributor. Kemudian pemasarannya bisa door to door, atau online melalui media sosial.
Berita Terkait
-
Kapan Awal Puasa 2027? Simak Hitung Mundur dan Jadwal Perkiraannya
-
Harga Makanan dan Minuman Olahan Terancam Naik, Stok Bahan Baku Menipis
-
Stok Beras Bulog 4,5 Juta Ton, Aman untuk Nataru hingga Ramadan
-
Mengajari Anak untuk Puasa dan Taqwa Lewat Buku Ramadan for Everyone
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
-
Jokowi Pamer Ijazah di Depan Mukanya, Roy Suryo Ketawa Ngakak
Terkini
-
Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut
-
Cara Pindah Data HP Lama ke HP Baru 2026, Lengkap dan Aman
-
Resep Cilok Pedas Kuah Seblak, Kenyal dan Gurih dengan Kuah Pedas Menggugah Selera
-
Resep Gado-Gado dengan Saus Kacang Gurih, Segar dan Mengenyangkan
-
Resep Ayam Goreng Bumbu Ketumbar, Gurih Meresap hingga ke Dalam dan Renyah di Luar