- Jusuf Kalla menyatakan dirinya berperan penting dalam karier politik Joko Widodo hingga menjadi Presiden ketujuh Republik Indonesia.
- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menanggapi pernyataan tersebut dengan sikap santai serta memberikan penghormatan tinggi kepada Jusuf Kalla.
- Gibran mengucapkan terima kasih atas masukan dan evaluasi yang diberikan Jusuf Kalla bagi keberlangsungan pemerintah di masa kini.
SuaraSumut.id - Pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengguncang panggung politik. Ia menegaskan memiliki peran penting di balik karier Joko Widodo hingga menjadi Presiden ke-7 Republik Indonesia.
Namun respons mengejutkan justru datang dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Alih-alih memperuncing polemik, Gibran memilih menyampaikan sikap santai sekaligus penuh penghormatan kepada tokoh senior tersebut.
Menurut Gibran, JK adalah senior dan mentor yang sangat berpengalaman. JK juga sudah banyak berkontribusi di Indonesia.
"Pak JK itu senior saya. Pak JK itu mentor juga. Beliau sudah sangat berpengalaman. Beliau banyak kiprah dan kontribusinya untuk negeri ini, terutama di daerah-daerah konflik," kata Gibran, melansir Antara, Rabu, 22 April 2026.
Gibran mengucapkan terima kasih kepada JK yang telah memberikan masukan serta evaluasi kepada pemerintah.
"Jadi Beliau (JK) itu adalah teladan untuk kita semua dan ya, saya sangat berterima kasih sekali untuk masukan-masukan dan juga evaluasi dari Pak JK," ujarnya.
"Pak JK itu idola saya," sambungnya.
Sebelumnya, JK mengaku pernah menyerahkan nama Jokowi kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta.
Bahkan, JK juga mengatakan Jokowi menjadi Presiden ke-7 RI karena dirinya. Saat mendampingi Jokowi sebagai Wakil Presiden Ke-12 pada periode pemerintahan 2014-2019, JK mengaku diminta Megawati untuk menjadi pembimbing Jokowi.
Berita Terkait
-
Gibran Didesak Mundur, Projo Sebut Putusan MA Tak Bisa Menganulir Jabatan Wapres
-
Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan
-
MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!
-
MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah
-
Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC