SuaraSumut.id - Dunia sepak bola Indonesia sedang hangat untuk diperbincangnkan. Pasalnya, beberapa klub-klub di tanah air menjadi dikaitkan dengan beberapa nama selebriti.
Hal ini bermula ketika Raffi Ahmad dan Putra dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep berkecimpung di dunia sepak bola dengan membeli saham klub.
Raffi Ahmad membeli saham Cilegon FC. Ia turut menggandeng Rudy Salim. Mereka mengkolaborasi Rans Entertainment bersama Prestige Motorcars dan Cilegon United yang bertranformasi menjadi Rans Cilegon FC.
Menyusul ada nama Atta Halilintar dan Rizky Billar yang digadang-gadang akan mengikuti jejak Raffi Ahmad.
Atta Halilintar tengah menjalin komunikasi dengan Sriwijaya FC. Sedangkan Rizky Billar menyatakan berhasrat beli saham PSMS Medan.
Pemerhati sepak bola Kota Medan Bobi Septian melihat apa yang dilakukan Raffi dan Kaesang sudah sudah tepat. Tentunya mereka punya penilaian tersendiri dalam memilih tim sebelum memutuskan.
"Ini sudah benar, ketika tim sudah mengelola infrastruktur bisnis klub sepak bola modern dengan baik maka akan mendatangkan investor. Jadi ini bukan sekedar tren saja. Ini juga sudah berlangsung beberapa tahun lalu," kata Bobby, kepada SuaraSumut.id, Jumat (30/4/2021).
Ia menjelaskan, kondisi serupa saat pengusaha-pengusaha berkantong tebal seperti Sihar Sitorus, Nabil Husein Said Amin, dan lainnya.
Terkait dengan hasrat Rizky Billar yang ingin membeli saham PSMS Medan, itu merupakan hal yang bagus.
Baca Juga: Dulu Nelayan Lamongan Ikut Tolong Korban Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
"Kalau Rizky Billar mau beli saham PSMS Medan, perlu perubahan total di manajemen PSMS Medan. Karena sistem yang diterapkan masih cara lama," ujarnya.
Seharusnya, katanya Bobi, sebagai klub sepak bola profesional PSMS sudah memiliki infrastruktur bisnis klub yang baik.
Contohnya, bagaimana agar menarik investor, mengelola penjualan merchandise yang bisa jadi pemasukan bagi tim.
"Tim harus siap melakukan perubahan, nama besar klub saja tidak jadi acuan," tandasnya.
Sementara itu, Pengamat Sosial Sumut, Arifin Saleh Siregar memandang, banyak selebritis atau orang berduit yang masuk ke dunia sepak bola hal yang patut dimaklumi.
"Jadi semua memang di situ, karena sepak bola ini memang luar biasa. Semua aspek kehidupan bisa menempel ke situ. Dia bukan hanya sebatas olahraga, bisa untuk entertain juga, bisa masuk ke bisnis juga dan juga bisa digunakan sebagai alat politik," paparnya.
Berita Terkait
-
Rizky Billar Lirik Saham PSMS Medan, Atta Halilintar Dirayu Sriwijaya FC
-
Manajemen Bentangkan Karpet Merah untuk Rizky Billar Beli Saham PSMS Medan
-
Fakta-Fakta RANS Cilegon FC, Nafas Baru Sepak Bola Tanah Air
-
Ditunjuk Raffi Ahmad Jadi COO Rans Cilegon FC, Darius Sinathrya: Ini Amanah
-
Raffi Ahmad Umumkan 31 Pemain Rans Cilegon FC
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Kabut Asap Selimuti Sumut, Semua Sekolah Terapkan PJJ hingga 21 Oktober
-
Frank & co. Bidik Pasar Gen Z, Hadirkan Konsep Butik Terbaru di Delipark Medan
-
BNCT Siapkan SMP Baru untuk Anak-anak Belawan, Target Beroperasi 2028
-
BRI Dorong Koperasi Desa Lebih Produktif Lewat Kehadiran BRILink Agen
-
Viral Maling Curi Motor Jemaat Gereja di Deli Serdang, 2 Pelaku Ditembak Polisi