SuaraSumut.id - Pegawai Kejati Sumut menjalani rapid test antigen pada hari pertama kerja usai Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Senin (17/5/2021).
Rapid test antigen dilakukan kepada mulai dari Kepala Kejati Sumut IBN Wiswantanu hingga cleaning service yang ada di sana.
Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian mengatakan, rapid test antigen ini akan berlangsung selama tiga hari. Hal ini untuk memastikan seluruh pegawai apakah ada yang reaktif.
"Dengan ini kita akan mengetahui siapa saja yang terpapar dan baru saja melakukan perjalanan ke luar kota, serta perlu dilakukan isolasi mandiri," katanya.
Pada hari pertama, kata Sumanggar, ada 268 orang yang menjalani rapid test antigen.
Ia berharap, dengan adanya tracing ini dapat membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
"Kita dapat saling melindungi dari Covid-19 dengan berpartisipasi dalam proses tracing. Dengan bekerjasama kita dapat menahan penyebaran virus Corona dan menyelamatkan lebih banyak nyawa," tukasnya.
Berita Terkait
-
Polres Gresik Lakukan Rapid Antigen, 8 Kali Tes 1 Pemudik Positif Covid-19
-
Tes Rapid Antigen Menunggu Pemotor Tujuan Jabodetabek Usai Mudik 2021
-
Dokter Paru: Tes Covid-19 Minimal Rapid Antigen, Genose Hanya Screening
-
Penggunaan Rapid Antigen Bekas Jangan Sampai Terjadi di Kaltim
-
Erick Thohir Murka Mendengar Kimia Farma Gunakan Rapid Antigen Bekas
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat