SuaraSumut.id - Sebanyak 911 narapidana atau warga binaan di Aceh bisa menghirup udara bebas setelah mendapat asimilasi Covid-19.
Hal tersebut dikatakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh Meurah Budiman, dilansir dari Antara, Selasa (25/5/2021).
"Ada 911 warga binaan mendapat asimilasi dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 terhitung sejak awal Januari hingga 24 Mei 2021," katanya.
Meurah Budiman mengatakan, asimilasi diberikan kepada warga binaan yang sudah menjalani dua per tiga masa pidana. Mereka yang menerima asimilasi dipantau Balai Pemasyarakatan atau Bapas.
"Mereka yang mendapat asimilasi juga diberikan pelatihan atau keterampilan sebagai bekal sebelum kembali ke tengah masyarakat," ujarnya.
Meurah Budiman mengatakan, dari 18 lembaga pemasyarakatan (lapas) dan delapan rumah tahanan negara (rutan) di Aceh, yang terbanyak mendapat asimilasi narapidana di Rutan Kelas IIB Banda Aceh dengan jumlah 88 narapidana.
Kemudian, Rutan Kelas IIB Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, dengan 87 narapidana, Lapas Kelas IIB Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat sebanyak 79 narapidana.
"Sedangkan narapidana lapas dan rutan lainnya yang menerima asimilasi berkisar satu hingga 64 orang. Sementara, Rutan Kelas IIB Sabang, nihil atau tidak ada narapidana yang menerima asimilasi," tukasnya.
Berita Terkait
-
221 Narapidana di Sumut Terima Remisi Khusus Waisak 2021
-
Narapidana Perempuan Rutan Makassar Cegah Covid-19 dengan Rutin Olahraga
-
197 Narapidana Lapas Idi Terima Remisi
-
Mantan Narapidana Kasus Terorisme Asal Panggang Akan Dipulangkan
-
563 Narapidana di Sulawesi Barat Diusulkan Dapat Pengurangan Masa Tahanan
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit
-
Ribuan Talenta Muda Berpeluang Bangun Karier Lewat Program Magang Nasional BRI
-
Dari Diskon MCU hingga Genomics, Intip Keuntungan Healthcare Privilege BRI dan Prodia
-
Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia