SuaraSumut.id - PDAM Tirta Kualo Tanjung Balai menginformasikan bahwa tidak ada distribusi air ke rumah masyarakat pada Sabtu (29/5/2021). Hal ini dikarenakan adanya pemadaman oleh PLN yang akan melaksanakan pemeliharaan sambungan listrik.
Direktur PDAM Tirta Kualo, Yuhdi Gobel mengaku, pemeliharaan jaringan listrik akan dilakukan mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Ini membuat produksi air bersih di Water Treatment Plant (WTP) dan pendistribusian ikut terganggu.
"Dampak pemadaman listrik selama tujuh jam membuat produksi air bersih di water treatment plant (WTP) I, II, III, IV dan V serta pendistribusian ke pelanggan mati total," katanya, dilansir dari Antara, Jumat (28/5/2021).
Agar pelanggan tidak mengalami kekurangan air, pihaknya mengimbau untuk menampung air sebelum jadwal pemadaman.
Setelah pekerjaan pihak PLN selesai dan listrik kembali nomrmal, produksi di WTP dan pendistribusian air bersih ke pelanggan kembali normal.
"Begitu listrik menyala, mengoperasikan WTP memproduksi air bersih berjalan seperti biasa dan langsung didistribusikan kepada masyarakat," tukasnya.
Berita Terkait
-
Kebelet, Pria Buang Air Besar di Tempat Pembakaran Dupa Saat Melanggar Lockdown
-
Tunggak Iuran, PDAM Takalar Setop Aliran Air ke Rumah Dinas Jaksa
-
Alasan Timnas Indonesia Tak Pulangkan Koko Ari yang Cedera ke Tanah Air
-
Gelombang Tinggi, Warung dan Perahu Nelayan di Gunungkidul Rusak Diterjang Air Laut
-
Puluhan Santri Kalbar Gagal Terbang ke Pesantren, Begini Tanggapan Lion Air
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Imigrasi Sumut Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan
-
BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah
-
BNN Sumut Bongkar Sebuah Rumah di Helvetia, Total 8 Kg Sabu Disita
-
Eks Direktur Pelindo Korupsi Pengadaan Kapal Divonis 5 Tahun Penjara
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan