- Erupsi Gunung Anak Krakatau pada 6 hingga 7 September 2026 menyebabkan pembatalan penerbangan dan pengalihan bandara transit umrah di Aceh.
- Pemerintah Aceh mewaspadai potensi tertundanya distribusi logistik akibat erupsi yang dapat mengganggu pasokan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
- Pemerintah Aceh memperkuat kesiapsiagaan melalui BPBA, TNI, Polri, dan perencanaan anggaran berbasis risiko untuk mengantisipasi dampak bencana.
SuaraSumut.id - Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) tidak hanya berdampak terhadap wilayah di sekitar gunung api. Sebab, erupsi berdampak terhadap konektivitas dan distribusi ke Provinsi Aceh.
"Erupsi GAK terjadi penyesuaian rute serta jadwal penerbangan terdampak, termasuk ada pengalihan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda sebagai bandara transit jamaah umrah," kata Asisten II Setda Aceh, T Robby Irza, melansir Antara, Jumat (11/9/2026).
Yang menjadi perhatian Pemerintah Aceh dari dampak tersebut adalah potensi tertundanya distribusi logistik menuju Aceh, sehingga perlu diantisipasi agar tidak mengganggu pasokan dan aktivitas ekonomi masyarakat di masa mendatang.
Untuk mengantisipasi dampak bencana tersebut, Pemerintah Aceh memperkuat kesiapsiagaan melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) bersama BPBD kabupaten/kota, TNI, Polri dan instansi teknis terkait.
“Informasi cuaca ekstrem dari BMKG ditindaklanjuti dan diteruskan kepada kabupaten/kota sebagai peringatan dini,” katanya.
Kemudian untuk kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dilakukan pemantauan hotspot, patroli di wilayah rawan, sosialisasi pencegahan pembakaran lahan, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.
“Jadi, pendekatannya bukan hanya respons ketika bencana terjadi, tetapi juga memperkuat pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini,” katanya.
Terkait untuk penyusunan anggaran, ia juga mengatakan pengalaman bencana di Aceh menunjukkan bahwa dampak bencana bukan hanya persoalan kemanusiaan, tetapi juga dapat mempengaruhi produksi, distribusi, harga dan pertumbuhan ekonomi.
Ke depan Pemerintah Aceh akan memperkuat perencanaan anggaran berbasis risiko melalui penguatan dan penyusunan dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB), Rencana Kontingensi (Renkon) sehingga daerah dengan tingkat kerawanan dan potensi kerugian yang lebih tinggi mendapatkan dukungan mitigasi dan kesiapsiagaan yang lebih proporsional.
Pihaknya meyakini dengan berbagai langkah yang dipersiapkan tersebut berbagai penanganan dan antisipasi dampak bencana dapat berjalan dengan cepat dan tepat sesuai dengan perkembangan di setiap daerah.
Sebelumnya, penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar, rute Aceh-Jakarta dibatalkan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau sejak 6 hingga 7 September 2026.
“Pembatalan tersebut tidak terlepas dari informasi perpanjangan kembali penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta akibat volcanic ash dengan estimasi pukul 23.59 WIB pada 7 September 2026," kata General Manager Bandara Sultan Iskandar Muda, Rahmat Adil Indrawan di Blang Bintang, Senin.
Ia menjelaskan, penutupan sementara Bandara Soetta tersebut berdampak pada konektivitas penerbangan dari dan menuju Bandara Sultan Iskandar Muda, sejak Minggu (6/9).
Berita Terkait
-
Berkedok Bengkel di Pidie, Jaringan Clandestine Lab Racik Sabu 'Blue Ice' Berkualitas Super
-
Bongkar Pabrik Sabu Berkedok Bengkel di Aceh, Polisi Tetapkan 10 Tersangka Termasuk 2 WNA China
-
Sindikat Curanmor Sumatera Terbongkar, 12 Tersangka dan 21 Motor Diamankan
-
Tradisi Smong Simeulue: Bukti Cerita Rakyat Mampu Mitigasi Tsunami Aceh
-
Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026
-
Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama
-
Remaja Hanyut di Sungai Langkat Ditemukan Meninggal Dunia
-
Viral Guru Agama di Deli Serdang Diamuk Warga Diduga Lecehkan Siswi SD
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Permudah Transaksi Bisnis dalam Genggaman