SuaraSumut.id - Seekor gajah sumatera ditemukan mati di Desa Sri Mulya, Kecamatan Peunarun, Kabupaten Aceh Timur.
Gajah diperkirakan berusia 10 bulan itu ditemukan mati pada Sabtu (5/6/2021). Belum diketahui pasti penyebab kematian gajah tersebut.
Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama sejumlah lembaga mitra telah melakukan nekropsi terhadap bangkai anak gajah itu guna diuji di laboratorium forensik.
Sampel yang diambil seperti hati, empedu, jantung, usus, dan bagian-bagian lain di dalam tubuh yang dianggap penting untuk pemeriksaan.
Informasi menyebutkan paha kanan bagian atas satwa dilindungi itu terlihat luka dan mulai menghitam serta membusuk.
Anak gajah jantan itu diperkirakan mati dua hingga tiga hari sebelum ditemukan. Belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas