SuaraSumut.id - Polisi menangkap otak pembunuhan LMB (42), seorang guru SD di Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Pelaku berinisial JH (15) ditangkap di lokasi persembunyiannya di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.
"Iya sudah (ketangkap)," kata Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya, saat dikonfirmasi SuaraSumut.id, Jumat (18/6/2021).
Kasubbag Humas Polres Toba Iptu Bungaran Samosir menambahkan, awalnya petugas mendapat informasi tentang keberadaan pelaku. Petugas lalu bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Bukittinggi.
"Petugas melakukan pengintaian selama 30 menit. Setelah dipastikan bahwa benar JH pelaku utama pembunuhan, petugas melakukan penangkapan," ujarnya.
Petugas kemudian membawa pelaku ke Polres Toba guna penyidikan selanjutnya. Atas perbuatannya, JH dipersangkakan dengan Pasal 339 Subs Pasal 338 KUHPidana Subs 351 ayat (3) atau Pasal 365 ayat (4) jo 53 KUHPidana jo Pasal 55, 56 KUHPidana jo Undang Undang No 11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan anak dengan ancaman hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara.
Diketahui, korban ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatua Lunasi, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Senin (24/5/2021).
Ia ditemukan dalam setengah telanjang dengan sejumlah luka di tubuhnya sekitar pukul 08.00 WIB. Di lokasi, polisi menemukan jejak kaki yang berlumuran darah korban. Tidak ada barang korban yang hilang dari lokasi tersebut.
Dari hasil visum, diketahui ada 24 luka tusukan benda tajam di sekujur tubuh korban. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap dua pelaku pada Kamis (27/5/2021) di Medan.
Kontributor: Budi Warsito
Baca Juga: Soal Minuman Soda, Seburuk Apa Efeknya untuk Kesehatan Otak?
Berita Terkait
-
Pelaku Pembunuhan Sadis Anak dan Istri di Kutim Minta Waktu ke Polisi untuk Mengingat
-
Terduga Otak Pembunuhan dan Pembakar Mayat di Maros Ditangkap
-
Rencanakan Pembunuhan, Pelaku Pembunuh Bidan di Cianjur Terancam Hukuman Seumur Hidup
-
Polisi Buru Otak Pelaku Pembunuhan Guru SD di Toba
-
Masih Muda, Pelaku Pembunuhan Guru SD di Toba Ternyata Residivis
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat