SuaraSumut.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan direktur RSUD Zainoel Abidin terkait proyek multiyears (tahun jamak) Aceh.
Proses pemeriksaan berlangsung di lantai tiga gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh.
"Tidak ada ditanya apa-apa, santai-santai saja," kata Azharuddin saat keluar dari gedung pemeriksaan, dilansir dari Antara, Jumat (25/6/2021).
Sebelumnya, Juru Bicara KPK RI Ali Fikri membenarkan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di Aceh.
Pemeriksaan dilakukan untuk meminta keterangan dan klarifikasi terhadap beberapa pihak. Namun, KPK belum bisa menjelaskan lebih detail perkara yang sedang ditangani karena masih proses penyelidikan.
Azharuddin membenarkan dirinya diperiksa terkait pembangunan gedung Oncology Center RSUDZA dengan skema kontrak multiyears, serta beberapa kegiatan berkaitan lainnya.
"Iya (terkait pembangunan oncology center), dan juga semua yang punya multiyears ditanyain," ujarnya.
Sejauh ini dirinya belum mengetahui apakah pemeriksaan terhadap dirinya sudah selesai atau kemungkinan akan dipanggil kembali.
"Kalau perlu akan dipanggil kembali katanya, akan dikabari nanti, ini belum ada kabar," kata Azharuddin.
Baca Juga: Bisnis Bangkrut Terdampak Wabah, Pengusaha Muda Nekat Lompat Dari Apartemen
Diketahui, pembangunan gedung oncology center RSUD Zainoel Abidin menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2019-2021 mencapai Rp 237 miliar dengan skema pembiayaan kontrak multiyears.
Berita Terkait
-
Gitaris The Changcuters Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos COVID-19 di KBB
-
Dipanggil KPK, Gitaris The Changcuters Terlibat Kasus Korupsi Aa Umbara?
-
Gitaris The Changcuters Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bupati Bandung Barat
-
Hasil TWK KPK Jadi Misteri, Novel Baswedan: Ini Asesmen atau Operasi Intelijen?
-
Ungkap Pemicu Maraknya Laporan Kode Etik ke Dewas KPK, ICW Ungkit Kasus Firli Cs
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak