SuaraSumut.id - Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah mengatakan, sekolah tatap muka di Sumatera Utara diundur hingga Agustus 2021. Pasalnya, saat ini penyebaran Covid-19 masih tinggi.
Demikian dikatakan pria yang akrab disapa Ijeck dalam rapat koordinasi lanjutan persiapan pembelajaran secara tatap muka, di rumah Dinas Gubsu, Rabu (30/6/2021).
"Saat ini pembelajaran tetap dilakukan secara online. Melihat perkembangan penyebaran virus Covid-19 semakin tinggi, maka sekolah tatap muka diundur hingga Agustus mendatang," katanya, dilansir dari digtara.com--jaringan suara.com.
Meski pembelajaran tetap dilakukan secara online, para siswa maupun guru diwajibkan menggunakan baju sekolah dan mengisi absensi.
"Itu gunanya agar penerapan kedisiplinan tetap terjalin dan para siswa merasa seperti di ruangan kelas," katanya.
Ijeck mengatakan, para guru tidak mempercepat waktu pembelajaran dan memperbanyak Pekerjaan Rumah (PR).
"Kami juga meminta agar para guru tidak mempersingkat waktu pembelajaran buatlah suasana kondusif pada pembelajaran yang dilaksanakan secara online," katanya.
Disinggung mengenai banyaknya kendala pembelajaran yang dilaksanakan online, Ijeck mengaku, adanya virus Covid-19 tidak membuat masyarakat tidak produktif apalagi pentingnya dunia pendidikan bagi anak-anak.
"Justru itu bukan menjadi kendala tetapi kita harus lebih produktif dan kreatif. Jika perlu semua masyarakat bukan hanya siswa mampu menggunakan alat teknologi untuk menyambung kehidupan," tukasnya.
Baca Juga: Vicky Prasetyo Tolak Diajak Settingan, Balasannya di DM Kocak
Berita Terkait
-
Ketua IDAI Ungkap Kondisi yang Tepat Mulai Sekolah Tatap Muka, Seperti Apa?
-
Tanjungpinang Zona Merah Covid-19, Sekolah Tatap Muka Kembali Ditunda
-
Syamsuar Minta Kepala Daerah di Riau Tak Buka Sekolah Tatap Muka
-
Pemerintah akan Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai Juli 2021, FSGI: Sangat Tidak Aman
-
Sekolah Tatap Muka Belum Dibuka, Ini Penjelasan Satgas Covid-19 Riau
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak