SuaraSumut.id - Warga Aceh diminta untuk menawaspadi virus varian B.1.1.7 atau Alpha yang telah menyebar di wilayah Pulau Sumatera. Pasalnya, ada dua kasus terkonfirmasi virus ini di Sumatera Utara.
"Dua kasus terkonfirmasi virus varian Alpha di provinsi tetangga kita, Sumatera Utara," kata Juru Bicara Covid-19 Aceh Saifullah Abdulgani, dilansir dari Antara, Jumat (2/7/2021).
Ia mengatakan, virus varian Aplha yang ditemukan di Indonesia sebanyak 49 kasus yang tersebar di 10 provinsi. Selain varian Alpha, Kementerian Kesehatan juga mencatat enam kasus varian B.1.351 (Beta) dan 254 kasus varian B.1.617.2 (Delta) di Tanah Air.
Organisasi kesehatan dunia (WHO) telah menetapkan ketiga varian baru virus SARCoV penyebab Covid-19 itu sebagai variant of concern atau varian yang harus diwaspadai.
Baca Juga: Ayah Eko Patrio Meninggal, Sudah Lama Sakit Jantung
Pihaknya meminta masyarakat Aceh agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap ketiga varian baru virus corona itu karena penyebarannya telah meluas 14 provinsi, termasuk Sumatera Utara (Sumut) dan DKI Jakarta, yakni dua daerah yang sangat tinggi mobilitas masyarakat Aceh.
DKI Jakarta sudah mencapat 33 kasus varian Alpha, empat kasus varian Beta dan 96 kasus varian Delta, kata Jubir yang akrab disapa SAG itu.
"Virus varian Alpha yang sudah di Sumut paling mungkin sedang mengincar masyarakat Aceh yang frekuensi pulang-perginya ke Kota Medan dan sekitarnya sangat tinggi," katanya.
Menurut SAG varian Delta memiliki tingkat penularan 3-4 kali lebih cepat daripada varian Alpha. Sementara varian Alpha penularannya lebih cepat 6-7 kali daripada varian aslinya yang muncul pertama kali di Kota Wuhan. Sedangkan varian Beta memicu penyakit lebih parah.
Ia mengimbau warga untuk menghindari risiko penularan ketiga varian baru Covid-19 dengan mengurangi mobilitas ke luar Aceh. Bagi warga Aceh yang menetap di luar Aceh untuk menunda pulang kampung meski saat Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah mendatang.
Baca Juga: Ki Manteb Soedharsono Dimakamkan dengan Protokol Covid-19
Protokol kesehatan harus dijalankan dengan ketat dan disiplin. Kemudian bagi warga yang sudah masuk sasaran vaksinasi Covid-19, maka segera melakukan vaksinasi dosis pertama dan menuntaskannya dengan dosis kedua sesuai jadwal ditentukan.
Berita Terkait
-
18 Rumah Dinas TNI di Aceh Terbakar Hebat saat Libur Idul Fitri, Penyebabnya Masih Misteri!
-
CEK FAKTA: Patung Naga di Aceh Dihancurkan?
-
Tampar Anak SD hingga Trauma ke Sekolah, Anggota DPR Aceh Tak Dipenjara, Kok Bisa?
-
Ija Kroeng: Sarung Lokal Aceh yang Jadi Tren Anak Muda Kekinian
-
Berburu Takjil Unik di Pasar Ramadan Lhokseumawe: Ada yang Tradisional, Ada yang Kekinian
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Pemprov Sumut Target Peremajaan Sawit Rakyat 11.000 Hektare, Ini Alasannya
-
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Aceh Selatan, 644 Warga Terdampak
-
Perwira Polisi di Labusel Sumut Dituding Pesta Narkoba saat Lebaran 2025, Ini Faktanya
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps