Scroll untuk membaca artikel
Suhardiman
Selasa, 06 Juli 2021 | 14:56 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution Targetkan Perbaikan Jalan Kota Selesai dalam 2 Tahun. [Suara.com/Muhlis]

SuaraSumut.id - Pembenahan infrastruktur di Kota Medan menjadi program prioritas pemerintahan Wali Kota Medan Bobby Nasution. Ditargetkan perbaikan jalan kota akan selesai dalam dua tahun ke depan

"Untuk saat ini kondisi jalan kota yang masih belum diperbaiki ada sekitar lima persen. Kita target dalam dua tahun ini akan segera diselesaikan," kata Bobby, Selasa (6/7/2021).

Bobby mengaku, saat ini anggaran yang masih digunakan merupakan anggaran tahun lalu. Sedangkan untuk pengerjaan selanjutnya akan di alokasikan di P-APBD.

Anggaran yang ada saat ini tidak lebih dari Rp 300 miliar. Sementara untuk perbaikan ruas jalan dalam kota memerlukan anggaran yang lebih besar.

Baca Juga: JPU Tak Ajukan Kasasi Pinangki yang Didiskon 4 Tahun Penjara, Jaksa Sebut Sesuai Harapan

"Saya kan menjalankan anggaran yang lama, anggaran yang sudah ada, kalau saya lihat anggarannya kalau gak salah itu tidak lebih dari Rp 300 miliar," ungkapnya.

Menurut Bobby, dengan Silpa tahun lalu Rp 300 miliar diharapkan dapat dianggarkan pada tahun depan. Salah satunya perbaikan Jalan Asoka yang merupakan jalur pengangkutan kendaraan dengan tonase di atas tiga ton.

"Ini Jalan Asoka kan penghubung jalan provinsi dengan jalan nasional kebetulan ini posisinya adalah jalan kota. Oleh karena itu paling lama bulan depan sudah bisa dikerjakan," ungkapnya.

Ia mengaku, Jalan Asoka menjadi penghubung dari Jalan Bunga Raya ke Jalan Gagak Hitam Ringroad, dan merupakan penghubung kendaraan pengangkutan.

Dengan akses jalan tersebut mampu memangkas waktu, biaya dan mempercepat distribusi barang atau jasa. Namun demikian, secara fisik Jalan Asoka tidak memungkinkan dilalui oleh kendaran berat.

Baca Juga: Panser dan Barracuda Sekat Jalan Raya Bogor

"Memang kalau kondisinya enggak memungkinkan di lalui, tapi kita kasihan kepada para pengemudi yang harus memutar jalan. Akan diperbaiki, karena infrastruktur tujuannya untuk perekonomian, sehingga akan kita kerjakan dengan di beton agar tidak rusak dan kapasitasnya sampai 8 ton," katanya.

Load More