"Baik terkait sarana dan prasarana, baik terkait dengan dana juga sudah disiapin untuk bantuan. Ada bantuan dari kementerian sifatnya bantuan dana suku bunga yang kecil," imbuhnya.
Disamping itu, petani tidak perlu khawatir jika tanamannya rusak atau gagal panen. Pasalnya, Kementerian pertanian juga memiliki program asuransi pertanian untuk tanaman petani.
"Jadi inilah program pertanian yang sangat banyak memberi manfaat sangat besar kepada pertanian kita," akunya.
Meningkat 43.3 Persen
Ia mengatakan, pandemi Covid-19 membuat ekspor komoditas pertanian dari Sumut mengalami peningkatan 43,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga Juni 2021 nilai angka ekspor menyentuh angka Rp 12 triliun.
"Ekspor kita meningkat 43,3 persen dibanding tahun lalu," jelas Andi.
Peningkatan ekspor itu menempatkan Balai Besar Karantina Pertanian Belawan di posisi kedua se Indonesia.
"Dari 52 UPT, kita berada di nomor dua terbesar ekspor," imbuhnya.
Untuk komiditi ekspor, dari Sumatera Utara paling banyak masih diisi oleh kelapa sawit dan produk turunannya. Selain itu, diikuti kopi, karet, pinang dan juga kulit kayu manis.
Baca Juga: Jadwal Kompetisi Ditunda, Manajemen PSMS Medan: Klub Rugi Banyak
Ke depan pihaknya akan menggenjot agar petani-petani di Sumatera Utara itu agar produk komoditas lainnya juga meningkat.
"Yang kita lakukan terhadap petani menggenjot mereka supaya jangan cuma terima rupiah saja. Supaya mereka bisa terima dollar, yen atau yang lainnya agar mereka sejahtera," paparnya.
Dengan begitu aktivitas ekspor dapat berjalan secara rutin setiap bulan. Tanpa harus menunggu untuk mengumpulkan produk yang akan diekspor.
"Karena sektor pertanian yang bisa membalancekan perekonomian kita saat ini," tandasnya.
Kontributor: Budi Warsito
Tag
Berita Terkait
-
Lewat Alsintan, Kementan Ajak Generasi Muda Unhas Terjun ke Sektor Pertanian
-
Menteri Pertanian Bantu Unhas Rp 10 Miliar, Ini Daftar Barang dan Program Bantuannya
-
Mentan Serahkan Bantuan Pertanian pada Unhas Senilai Rp10,1 Miliar
-
Mentan: Lewati 4.0, Pertanian akan Tetap Jadi Sektor Penting di Era 5.0
-
Dorong Kinerja Ekspor Pertanian, Kementan Siapkan Aplikasi IMACE
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
-
Kebakaran Hebat di Lhokseumawe: 77 Rumah Ludes Terbakar, Ratusan Warga Mengungsi
-
Oknum Jaksa Diperiksa Kasus Dugaan Perselingkuhan dengan CPNS
-
Nilai Tukar Petani di Sumut Naik 3,37 Persen pada April 2026
-
KPK Kembangkan Kasus Korupsi Proyek Jalan di Sumut