SuaraSumut.id - Orangutan Tapanuli (Pongo Tapanuliensis) merusak sejumlah pohon durian masyarakat di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).
Pohon durian yang mulai dirusak berada di Dusun Gunung Hasatan dan daerah Tangga Batu, Dusun Paske.
Kepala Desa Aek Batang Paya, Chandra Nainggolan mengatakan, sudah menjadi kebiasaan selama ini orangutan hendak mengambil buah durian, namun dengan cara memutus (merusak) dahan pohon berisi buah durian.
"Tak jarang ketika musim durian kelompok orangutan itu bertahan (buat sarang) di atas pohon durian itu. Kemudian berpindah ke pohon durian yang lain setelah orangutan itu menghabisi buah durian," katanya dilansir dari Antara, Rabu (7/7/2021).
Di Gunung Hasatan, dekat dengan lokasi proyek PLTA Batang Toru, Dia (Kepala Desa) pada 15 Juni 2021 lalu, mengaku hanya bisa menonton dari bawah pohon sambil mengabadikannya dengan Android miliknya.
"Aksi dua ekor orangutan yang bergelantungan memakan buah durian sambil merusak dahan pohon durian milik warga bernama Saor Harahap itu hanya bisa disaksikan dengan jarak dekat. Diusir dengan suara juga tak mempan," katanya.
Hal senada dialami warga Dusun Paske bernama Alparadin Hutasuhut. Ia mengaku, tiga ekor orangutan mulai manjat pohon mengambil buah duriannya di daerah Tangga Batu.
"Orangutan Tapanuli sukanya buah durian mulai sebesar bola kasti hingga buah yang masak. Sayangnya, terkadang tidak sampai masak buah durian yang masih muda habis disikat," katanya.
Pada masa pandemi Covid-19 sebagian warga berharap pohon-pohon durian itu kelak bisa memberi tambahan ekonomi warga bila panen, namun terancam akibat tingkah para orangutan tapanuli yang sisi lain hewan dilindungi.
Baca Juga: Gemar Konsumsi Minuman Manis? Awas Bahaya Ancaman Kanker Usus Besar
"Karenanya siempunya kebun durian hanya bisa pasrah. Soalnya khawatir kalau terjadi konflik," tukasnya.
Berita Terkait
-
Orangutan Rocky Masuk Pemukiman Warga di Inhu Akhirnya Dievakuasi
-
Diduga Kelaparan, Orangutan Masuk Kawasan Wisata Bukit Selancang
-
Hari Konservasi Alam Nasional 2021, KLHK Lepasliarkan 2 Orangutan Sumatera
-
Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta Sambut Kelahiran Bayi Orangutan
-
Kerjasama dengan Berbagai Pihak, KLHK Lepasliarkan 7 Orangutan di Kalteng
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Imigrasi Sumut Gandeng Pemkab Langkat, Layanan Keimigrasian Segera Lebih Dekat ke Warga
-
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Tiga Kendaraan di Dairi, 2 Bocah Tewas Terlindas
-
15 Nama Lolos Wawancara Calon Anggota Komisi Informasi Sumut, Ini Daftarnya
-
Polisi Tahan Satu Tersangka Lagi Kasus Penganiayaan Maut di Siantar, Mobil Ormas Ikut Diamankan
-
Stok Beras Aceh Tembus 123 Ribu Ton, Bulog Pastikan Aman hingga Awal 2027