SuaraSumut.id - Puskesmas Tukka di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara ditutup atau lockdown. Hal ini menyusul puluhan tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas itu positif Covid-19.
"Semua aktivitas di Puskemas Tukka sudah ditiadakan mulai kemarin sampai selesai nanti. Artinya sudah tutup atau lockdown 100 persen. Sekarang sedang dilakukan tracing kepada keluarga tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas," kata Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, dilansir dari Antara, Kamis (8/7/2021).
Guna menurunkan angka penularan Covid-19 di Tapteng, pihak akan menggalakkan kembali razia. Tujuannya untuk kepentingan dan kesehatan masyarakat.
"Razia seperti yang pernah kita terapkan akan dilakukan kembali," ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat agar patuh, karena tujuannya untuk keselamatan bersama.
"Kepada para provokator yang menyebutkan Covid-19 itu tidak ada, silahkan anda pegang sendiri pasien yang positif Covid-19 biar anda yakin," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Sejumlah Warga di Griya Senggarang Positif Corona, Pengurus: Lockdown Total!
-
Kafe dan Restoran di Medan Dibatasi hingga 17.00 WIB, Pengusaha: Lockdown Semua Aja!
-
Perhatian! Hari Ini Akes Masuk ke Kota Surabaya Ditutup Total, Lockdown Kah?
-
Merinding! Pria Ini Sebut PPKM Tidak Efektif, Minta Lockdown Total dan Jamin Hidup Rakyat
-
Sejumlah Pedagang Positif Covid-19, Pasar Banyuwangi 'Lockdown'
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Effendi Simbolon Instruksikan Regenerasi PSBI: Dorong Kaum Muda Pimpin Organisasi
-
Iran Sodorkan 5 Syarat untuk Perundingan Kedua dengan AS, Apa Saja?
-
Buruh Harian di Aceh Barat Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Pelecehan Anak di Bawah Umur
-
Kisah Salbiah, Pasukan Merah yang Terjun ke Sungai untuk Menolong Korban Kecelakaan di Sergai
-
KAI Sumut Tambah Kapasitas KA Sribilah Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus