SuaraSumut.id - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta kepala daerah di Sumut memastikan ketersediaan obat bagi masyarakat, khususnya untuk terapi pasien Covid-19.
"Dalam tiga hari ke depan saya mau datanya, kebutuhan obat, vitamin dan lainnya," kata Edy, dilansir dari Antara, Selasa (27/7/2021).
Edy juga meminta kepala daerah memastikan ketersediaan stok tabung oksigen untuk kebutuhan medis, karena dalam beberapa pekan yang lalu sempat menipis.
"Perintahkan dengan benar kepala dinas kesehatan mengetahui pasti kalau oksigen tidak dapat ditunda. Pada saat rakyat membutuhkan oksigen, saat itu juga harus mendapatkan bantuan oksigen," katanya.
Ia juga menginstruksikan agar posko-posko kesehatan di masing-masing daerah difungsikan secara aktif, dengan diawaki oleh kepala dinas kesehatan di daerah tersebut.
Edy menyebut masing-masing daerah dapat menggunakan delapan persen dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Jika anggaran tersebut tidak mencukupi untuk penanganan kesehatan, maka akan ditanggung oleh Pemrov Sumut.
"Untuk itu benar-benar ada komunikasi secara ketat. Satgas di kabupaten dengan satgas di provinsi, sehingga kita bisa memberikan bantuan," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Cihuy!! Pemkot Samarinda Beri Bantuan Obat, Sembako, Beras dan Uang Tunai ke Warganya
-
Benarkah Obat Kumur dan Cuci Hidung Mampu Mengobati Covid-19? Ini Faktanya
-
Lampung Selatan Kekurangan Stok Tabung Oksigen dan Obat-obatan Covid-19
-
Kebutuhan Obat Meningkat Drastis Selama Pandemi Covid-19
-
Obat Pasien Covid-19 Harus Terkontrol, Pemkot Jogja Minta Apotek Hanya Layani Resep Dokter
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak