SuaraSumut.id - Pemkot Medan mencatat jumlah realisasi pendapat daerah Kota Medan pada semester satu mencapai Rp 2,3 triliun. Jumlah itu akan terus digenjot pada semester kedua.
Wali Kota Medan Bobby Nasution meminta OPD yang bertugas mengutip pendapat asli daerah (PAD) bekerja maksimal dalam memenuhi target yang telah ditetapkan.
Bobby mengaku, target PAD dibuat oleh masing-masing OPD, sehingga harus bertanggung jawab merealisasikannya.
"Yang buat target mereka, masak target itu tidak bisa dicapai, kalau gak tercapai berarti gak cocok di situ, itu aja," kata Bobby, melansir Antara, Selasa (7/9/2021).
Bobby menjelaskan, penerapan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 4 mempengaruhi realisasi penerimaan pendapatan. Jumlah tersebut dapat dilihat besarannya.
"Kondisi PPKM, kita PPKM Level 4 dan darurat, seberapa besar itu mengganggu pendapatan kota Medan, itu bisa dihitung, karena yang tutup berapa, karena punya record, potensi berapa, hampir dua bulan lost, berapa sebenarnya potensi dan kekurangannya," tegasnya.
Saat mengajukan Perubahan APBD Kota Medan tahun anggaran 2021 ke DPRD, Bobby menyebut bahwa SilPA (Selisih Lebih Penggunaan Anggaran) tahun 2020 akan digunakan untuk menutupi kekurangan penerimaan PAD, guna membiayai program yang dijalankan nantinya.
Bobby memastikan tidak ada efesiensi anggaran. Semua kegiatan yang telah direncanakan dapat berjalan.
"Gak ada efesiensi, gak ada. Kita lakukan itu, anggaran di P-APBD, itu mengcover, karena tahun lalu ada silpa itu dia," bebernya.
Baca Juga: Psikologi Forensik Sebut Saipul Jamil Lakukan Ephebophilia, Apa Artinya?
Diketahui, target pendapatan daerah Kota Medan yang direncanakan di tahun anggaran 2021 mencapai Rp 5,19 triliun. Jumlah itu terdiri dari PAD Rp 2,1 triliun, dan pendapat transfer Rp 3,03 triliun.
Sedangkan realisasi PAD semester pertama atau sampai 30 Juni 2021 sebesar Rp660 miliar dan realisasi pendapatan transfer Rp 1,6 triliun.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Driver Ojol Ungkap Pendapatan Fantastis, Triknya Bikin Publik Heboh
-
Pendapatan PBB Perdesaan dan Perkotaan Kabupaten Bekasi Diklaim Capai Rp 455 Miliar
-
Rekam Jejak Taliban, 60% Pendapatan Tahunan Didapat dari Opium Bahan Dasar Narkoba
-
Mengejutkan Pendapatan YouTube Muhammad Kace, Pasang Konten Penistaan Agama
-
Novel Baswedan Minta ke Jokowi Diangkat Jadi PNS, Denny: Gak Tahan, Gak Ada Pendapatan
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat