SuaraSumut.id - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 di Pasar Induk Lau Cih, Medan Tuntungan.
Peninjauan ini dilakukan untuk mempercepat vaksinasi dengan harapan angka penyebaran Covid-19 dapat turun dan pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan.
Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, mengajak masyarakat agar tidak takut mengikuti program vaksinasi covid-19.
"Saya minta masyarakat untuk berbondong-bondong melakukan kegiatan vaksinasi sehingga wilayah Medan khususnya bisa menurunkan level," kata Listyo, melansir Antara, Jumat (17/9).
Ia mengaku, angka vaksin dapat juga menurunkan level PPKM di daerah yang masih berada di Level 4.
"Vaksinasi harus diperkuat sehingga masyarakat bisa melakukan aktivitas. Dan pertumbuhan ekonomi bisa meningkat serta disatu sisi pertumbuhan Covid-19 bisa dikendalikan," harapnya.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengaku, mobilitas pedagang Pasar Induk cukup tinggi sehingga perlu divaksin.
Ia berharap dengan kegiatan ini target vaksinasi yang ditetapkan dapat direalisasi khususnya untuk wilayah Medan.
Dari 33 kabupaten/kota di Sumut, Hadi Tjahjanto mengatakan ada 23 daerah yang perlu digenjot vaksinasi.
Wali Kota Medan Bobby Nasution, mengatakan dengan ketersediaan yang ada pihaknya akan terus melakukan percepatan vaksinasi.
Baca Juga: Viral Ibu dan Anak Terjatuh ke Sungai dari Jembatan Gantung, Begini Kondisinya
"Stok hari ini 80.000, kemarin itu masuk 103.000 dosis. Dalam dua hari ini kita sudah suntikan 20.000 dosis," katanya.
Vaksinasi terus digenjot sebagai upaya Pemkot Medan keluar dari pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level IV.
"Ini terus kita suntikan lagi saja 3.000 siswa di 3 sekolah yang kita suntikan. Ini terus kita masifkan," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Nicki Minaj Sebut Vaksin Covid-19 Sebabkan Kemandulan, Dokter: Tidak Masuk Akal!
-
Selidiki Kematian Remaja Usai Vaksinasi, Brasil Akan Setop Pemberian Vaksin Covid-19
-
Pamer Foto Disuntik Vaksin Covid-19, Tangan Ananda Omesh Disorot
-
MANTAP! 1,5 Juta Orang di Kota Tangerang Sudah Disuntik Vaksin COVID-19, Kamu?
-
Berujar Vaksin Covid-19 Bikin Impoten, Nicki Minaj Disemprot Pakar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas