Bagian kaca jendela yang pecah telah diperbaiki. [Suara.com/M.Aribowo]
Ia mengaku tidak ada cara untuk menengahi persoalan itu, selain melempar batu ke kaca musala untuk meredam keributan lebih lanjut.
"Sebagai kepling, sebagai orangtua, cara (meredam keributan) ya saya lempar," kata Teguh.
Teguh menerangkan, renovasi musala berlangsung tanpa adanya koordinasi dengan kepling.
"BKM yang baru ini sudah dua tahun mereka, suka-suka mereka saja membangun tanpa menghiraukan saya sebagai Kepling," tukasnya.
Pantauan di lokasi, musala yang berdiri sejak tahun 1974 ini terlihat aktivitas ibadah tetap berlangsung seperti biasa. Namun, renovasi mushola untuk sementara berhenti tanpa batas waktu yang ditentukan.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Pura-pura Salat Zuhur, Pria di Agam Maling Kotak Amal Musala dan Nyaris Babak Belur
-
Terdampak Tol Jogja-Solo, Miliarder Dadakan di Klaten Ini Bangun Musala bagi Petani
-
Pilu Kakek di Banyuwangi Tewas Tertimpa Tembok Musala
-
Paiman Ketahuan Colong Kotak Amal Musala, Ngakunya Terpaksa Buat Beli Obat
-
Berjubel Mengungsi di Musala, Korban Kebakaran di Grogol Petamburan Kini Takut Kena Corona
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun