SuaraSumut.id - Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) membantu transgender atau transpuan untuk mendapatkan dokumen kependudukan, seperti KTP elektronik (KTP-el).
Hal tersebut menjadi angin segar bagi seluruh masyarakat tanpa diskriminasi. Namun demikian, kebijakan itu masih perlu sosialisasi lebih luas di berbagai daerah, termasuk di Sumatera Utara, agar implementasinya akurat dan efektif.
Ketua Persatuan Transpuan Sumatera Utara (Petrasu) Rere Al Anshor mengatakan, pihaknya tetap melakukan advokasi pembuatan KTP elektronik untuk transpuan, meski sudah ada kebijakan Kemendagri tersebut.
"Kalau di daerah sendiri secara implementasi sudah bisa hanya saja memang kita harus melakukan advokasi juga, tidak serta merta kita bisa membuatnya," katanya kepada SuaraSumut.id, Minggu (10/10/2021).
Ia mengatakan, advokasi yang dilakukan berupa pengumpulan data yang setelah terkumpul nantinya akan disampaikan ke Disdukcapil di Sumut.
"Di Sumatera Utara, khususnya di Medan sudah melakukan langkah-langkah advokasi, seperti pengumpulan data untuk teman-teman yang tidak memiliki kartu identitas, khususnya KTP," ujarnya.
"Sehingga nanti ketika kita sudah mempunyai data minimal 30 (orang), data temen-temen yang tidak memiliki kartu identitas kita akan melakukan advokasi ke Disdukcapil Sumatera Utara," sambung Rere.
Ia mengaku, kepengurusan KTP elektronik bagi transpuan sudah lebih mudah dengan adanya surat edaran dari Kemendagri.
"Sebenarnya langkahnya sudah mulai mudah karena kita punya surat edaran dari Kemendagri yang mewajibkan kantor-kantor dukcapil dapat melayani teman-teman transpuan untuk mengurus KTP," kata Rere.
Baca Juga: Viral Video Lesti Kejora Pingsan Diangkat Rizky Billar, Warganet Nyinyir
Akan tetapi, kata Rere, implementasi kebijakan tersebut mesti ada pengawalan.
"Supaya tidak terjadinya tindakan-tindakan yang tidak kita inginkan, apalagi edaran ini masih sangat baru kan, belum familiar di dukcapil tingkat daerah," ungkapnya.
Jalan berliku mendapatkan kartu penduduk
Sebelum adanya kebijakan Kemendagri, kata Rere, sangat sulit bagi transpuan mendapatkan dokumen kependudukan.
Ia mengaku, ada beberapa transpuan yang merantau dari daerahnya karena berbagai hal, tidak membawa dokumen penduduk. Jadi saat pembuatan, kata Rere, akhirnya ada penolakan dari birokrasi.
"Sebelum ada edaran banyak penolakan-penolakan yang dimunculkan dari ekspresi, terus juga bullyan lainnya, tindakan diskriminasi karena orientasi lintas gender mereka sebagai transpuan," katanya.
Adanya perlakuan diskriminasi ini, kata Rere, menjadi hal yang memprihatinkan untuk keadilan dan Hak Azasi Manusia (HAM).
Berita Terkait
-
Disdukcapil Serang Buka Perekaman KTP-el Transgender, Baru 10 Transpuan Lakukan Perekaman
-
Transpuan di Cimahi Kini Kantongi KTP Elektronik, Fotonya Seperti Ini
-
Perekaman KTP Elektronik bagi Transpuan
-
Transpuan di Jogja Bisa Ajukan KTP, Tak Perlu Tergabung di Komunitas
-
Sempat Terkendala Identitas, Transpuan di Kota Jogja Sudah Bisa Miliki KTP
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Geger! Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Sungai Langkat, Polisi Selidiki
-
Promo Alfamart Hari Ini 8 Mei 2026, Diskon Hemat Camilan hingga Minuman
-
Pria di Simalungun Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Dipicu Diputuskan Pacar
-
Promo Alfamidi Hari Ini 8 Mei 2026, Diskon Susu hingga Minuman Murah Meriah
-
Wawalkot Zakiyuddin Pamerkan Gedung Warenhuis yang Direvitalisasi Era Bobby Nasution ke Raffi Ahmad