SuaraSumut.id - Gojek dalam waktu dekat akan memperluas rencana pemanfaatan kendaraan listrik. Pada tahap ini akan menggunakan 500 unit motor listrik di Jakarta Selatan.
Kevin Aluwi, Co-Founder dan CEO Gojek mengatakan, ke depan pihaknya akan meningkatkan skala uji coba dengan target awal pemanfaatan sampai dengan 5.000 unit motor listrik, dan jarak tempuh penggunaan sebanyak satu juta kilometer.
"Dalam tahap awal layanan GoRide, GoFood, GoSend Instant, GoShop, dan GoMart dengan area pick up dan drop off di Jakarta Selatan," katanya, Rabu (27/10/2021).
"Kami akan terus mencari solusi teknologi untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih ramah lingkungan bagi pelanggan dan mitra driver kami," katanya.
Chief Transport Officer Gojek Radityo Wibowo menjelaskan, ada total empat SPBU yang tersebar di area Jakarta Selatan. Nantinya para driver bisa menempatkan kabinet baterai cadangan yang kemudian bisa di-charger selama di SPBU.
"Jadi ketika baterai habis, driver ini tinggal ambil kabinet yang sudah diisi daya di SPBU. Nah mereka tinggal ganti dari yang sudah dipakai ke kabinet baru. Kabinet lama yang baterainya habis lalu di-charger di SPBU," katanya.
Selama uji coba, kata Radityo, kekurangan motor listrik berasal dari infrastruktur. Salah satunya ketika mitra driver mengalami kehabisan baterai.
"Charger-nya masih terbatas. Kalaupun ada, itu butuh waktu satu sampai dua jam. Banyak driver kami menganggap waktu itu justru meningkatkan peluang meraih pendapatan," tukasnya.
Baca Juga: Ngeri! Makhluk Ini Keluar dari Retakan Akibat Blasting Terowongan Kereta Cepat
Berita Terkait
-
Gojek Siapkan 5.000 Motor Listrik Untuk Uji Coba
-
IMI dan Hyundai Tandatangani MoU, Kembangkan Ekosistem Sepeda Motor Listrik
-
Sepeda Motor Listrik GESITS Bakal Tiba di Afrika Barat Akhir November
-
Penjualan Motor Listrik Gesits Ditargetkan Capai 7.000 Unit
-
Lion Parcel Akan Modifikasi Motor Listrik Gesits Sesuai Kebutuhan Kurir
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Polisi Gagalkan Penyelundupan 95 Kg Sabu Tanjung Balai-Medan, Perompak Laut Terlibat
-
Strategi Konservasi Agincourt Resources Sudah Memenuhi Prinsip Hierarki Mitigasi
-
Tangis Histeris ABK Medan Dituntut Hukuman Mati Kasus Sabu 2 Ton: Hukum di Indonesia Tumpul
-
BI Aceh Siapkan Rp4 Triliun Uang Layak Edar untuk Lebaran, Penukaran Dimulai 23 Februari 2026
-
Heboh Warga Aek Ngadol Sebut Kades Tahan ATM dan Buku Rekening Bantuan Bencana