SuaraSumut.id - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta para atlet asal Sumut yang akan bertanding di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di Papua, tidak cepat menyerah dalam situasi dan kondisi apapun.
"Tidak ada istilah menyerah, sampai titik penghabisan, haram hukumnya kau menyerah. Kau berangkat kau (harus) menang," kata Edy, Kamis (28/10/2021).
Edy mengatakan, hal yang penting dari persiapan untuk menghadapi pertandingan adalah pantang menyerah. Edy mencontohkan beberapa kisah orang-orang hebat yang sukses dengan semangat juang tinggi.
"Ketua kontingenmu bilang kau sudah siap untuk bertanding. Kalian ini lah duta kami, kalian implementasi dari doa doa kita yang siang malam, pagi sore, yang selalu kita berdoa," kata Edy.
Edy mengaku, orang yang paling sengsara saat bertempur di lapangan adalah orang yang tidak mempersiapkan diri dengan latihan.
Edy menceritakan pengalamannya selama berkarir di tentara. Selama itu sudah ada 16 kali pertarungan yang diikuti.
"Dari semua pertarungan itu, ada satu yang saya pesankan kepada kalian bahwa siapa yang bermain-main berlatih mempersiapkan untuk perang, maka kau akan sengsara di medan perang," kata dia.
Diketahui, Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Papua akan bergulir pada 2 hingga 11 November 2021. Sebanyak 60 atlet kontingen NPC Sumut akan bertanding untuk sembilan cabang.
Kontributor : Muhlis
Baca Juga: Jelang Musda Golkar Kota Bekasi "Memanas" Dua Kubu Saling Tuding
Tag
Berita Terkait
-
Pemprov Sumut Rencanakan Pembangunan Tol Medan-Berastagi
-
Masih Ada yang Tak Bersedia Divaksin, Edy Rahmayadi: Kita 'Keroyok' Saja
-
Bobby Nasution Puji Edy Rahmayadi: Atas Bimbingan Bapak Gubernur Medan Jadi PPKM Level 2
-
Edy Rahmayadi Wacanakan Ganjil Genap Jalur Medan-Berastagi
-
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Pemprov Sumut Kejar Target Vaksinasi
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel
-
Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern
-
Cara Memilih Powerbank yang Bagus dan Baik 2026, Jangan Asal Lihat Kapasitas!
-
Gerindra Klaim Polisi yang Tangkap Kadernya di Jatim Dimutasi karena Diduga Minta Uang
-
Komplotan Pencuri Motor Modus Tabrak Adik Ditangkap, Beraksi di 50 TKP Sumut