SuaraSumut.id - Universitas Sumatera Utara (USU) menduduki peringkat ke 19 sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Hal itu berdasarkan pemeringkatan yang dirilis Quacquarelli Symonds Asia University Rangkings (QS AUR) 2022.
Sementara di Asia, USU menjadi yang terbaik di peringkat 501-550 dari 687 institusi pendidikan yang dinilai.
Rektor USU Dr Muryanto Amin mengatakan, untuk memantapkan program internasionalisasi USU telah melakukan pemetaan keunggulan universitas.
Ada lima keunggulan USU yang bisa dijadikan modal untuk memperbaiki peringkat USU ke depan, yaitu keunggulan di bidang Agricultural and Biological Sciences, Business, Management, and Accounting, Environmental Science, Biochemistry, Genetics, and Molecular Biology dan Eart and Planetary Sciences.
Keunggulan USU pada bidang itu didasari pada jumlah situasi dan jurnal ilmiah yang banyak dirujuk oleh peneliti lainnya.
"Bidang Agricultural and Biological Sciences misalnya meraih rangking 445 di World rangking, peringkat 1333 di Asian rangking dan peringkat satu di Indonesian rangking.
"Dengan pemetaan yang kita lakukan maka bisa dapat fokus meningkatkan bidang apa yang menjadi prioritas kita ke depan.Kita akan dorong sehingga keunggulan itu menjadi ciri khas USU dalam menapaki internasionalisasi," katanya, melansir Antara, Selasa (9/11/2021).
Terkait capaian USU di QS AUR 2022, kata Muryanto, hal itu bisa jadi momentum untuk terus meningkatkan kinerja khususnya peningkatan pada indikator-indikator penilaian dalam pemeringkatan internasional.
Baca Juga: 40 Ucapan Selamat Hari Pahlawan 2021 dari Quote Pahlawan Indonesia
"Program internasionalisasi ini setiap tahun akan menjadi perhatian universitas untuk terus dioptimalkan dan disosialisasikan sehingga target internasionalisasi sesuai Renstra USU pada 20225 dapat tercapai," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Permendikbudristek PPKS Bisa Tindak Predator Seksual di Perguruan Tinggi
-
Mahasiswa Ditangkap Pesta Narkoba, FIB USU Deklarasi Anti Narkoba
-
Sebut Korupsi Didominasi oleh Perguruan Tinggi, Mahfud MD: Bukan Berarti Mencetak Koruptor
-
Wacana Mahasiswa USU Ditangkap BNN Jadi Duta Anti Narkoba Dikritik
-
Gandeng 17 Perguruan Tinggi, Bupati Bogor Berharap Bisa Lahirkan Inovasi
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja