SuaraSumut.id - Aksi pungutan liar (pungli) terhadap sopir truk masih saja terjadi di Sumatera Utara (Sumut). Kali ini, aksi itu dilakukan seorang pria diduga preman di Jalan Jamin Ginting Desa Baru, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.
Dilihat SuaraSumut.id, Minggu (21/11/2021), tampak pria berwajah sangar, berbadan tambun dan memilik tato di lengan menghampiri sopir truk yang sedang berhenti. Pria tersebut kemudian meminta sang sopir mengeluarkan uang Rp 50 ribu.
"Kau pikir aku anak-anak, cepat keluarkan (Rp 50 ribu), aku gila, kubikin lebih gila," kata pria dalam video kepada sopir truk.
"Udah kasih aja biar cepat," kata pria lainnya menimpali.
Meski sopir sudah meminta agar diberi keringanan, pria itu tetap saja memaksa.
"Inilah bos minta izin dululah, kan dah anggap adik tadi," kata sopir truk.
Tak disangka permintaan korban dengan suara lembut malah membuat pria tersebut semakin mengamuk.
"Udalah bos, dah dibilang lima puluh aja, lima puluh aja (Rp 50 ribu)," kata pria tersebut.
"Kayak anak-anak aku (merengek) kalian buat, kuambili uang kalian semua baru tahu," katanya.
Baca Juga: Warga Berolahraga saat PPKM Level 1
Ditahan Polisi
Petugas Unit Reskrim Polsek Pancur Batu yang mendapat informasi adanya sopir truk menjadi korban pungli langsung bergerak.
"Pelaku sudah diamankan," kata Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu Iptu Amir Sitepu.
Ia mengatakan, penangkapan terhadap pelaku dilakukan Jumat (19/11/2021), tak lama setelah pelaku memeras korban.
Saat ini pelaku menjalani penahanan di Polsek Pancur Batu.
"Kita kenakan Pasal 368 KUHPidana, kita tahan dia," tandasnya.
Berita Terkait
-
Pegawai BPN Lebak Terjaring OTT Polda Banten, Mahasiswa: Badan Pungli Nasional
-
Temukan Pungli di Banten? Laporkan ke Nomor Ini Jika Ingin Ditindaklanjuti!
-
Salah Paham, Pengunggah Video Viral Pungli di PIK 2 Minta Maaf
-
Kemnaker Apresiasi Gerak Cepat Polri Tangani Kasus Pungli terhadap PMI
-
Berantas Pungli, Bobby Nasution Siapkan Layanan Pengaduan Digital
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak