SuaraSumut.id - Polisi menahan sembilan anggota geng motor dalam kasus penyerangan dan perampokan di Jalan Kongsi, Kecamatan Patumbak, Deli Serdang, Sumatera Utara.
Kesembilan tersangka sudah ditahan guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka adalah As alias A (17), TMT (16), FRP alias A (17), BP (19), MAP alias O (19), FA alias A (16), YS alias K (18), RY (18) dan PA (27).
"Ada sembilan orang yang diamankan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus, Selasa (23/11/2021).
Ia mengaku, mereka menebar keresahan dengan melakukan penyerangan terhadap warga dan merampok motor korban.
"Mereka berkonvoi dengan menggeber-geber, melakukan perusakan pintu garasi. Mereka juga melempari seng rumah korban," katanya.
"Tak jauh dari lokasi perusakan pintu, para pelaku juga mengambil atau mencuri satu unit motor yang terparkir di depan pintu," ujarnya.
Mereka juga aksi perampokan di Auto 2000, Jalan Sisingamangaraja Amplas. Tersangka melakukan penyetopan terhadap korban dengan mengacungkan senjata tajam ke arah korban.
"Korban mengelak dan terjatuh. Mereka mengambil motor, tiga unit HP dan juga uang Rp 1,2 juta)," jelasnya.
Mereka dipersangkakan dengan Pasal 365 KUHPidana, Pasal 170 Junto 406 KUHPidana, dan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951.
Firdaus menjelaskan, anggota geng motor ini juga tergabung dalam kelompok lainnya.
Baca Juga: Bau Bangkai Anjing di Sirkuit Mandalika, Warga Ungkap Ada Yang Minta Per Ekor Rp 100 Ribu
"Motifnya mereka mencari orang yang memukul temannya. Mereka sengaja melakukan pencurian dengan kekerasan hanya untuk eksistensi sebagai geng motor," jelasnya.
Sementara itu, ketua geng motor berinisial MAP alias O mengaku, tujuan membentuk geng motor dengan jumlah anggota belasan orang ini hanya sebagai ajang tongkrongan sesama anak muda.
"Sebenarnya baru sekali ini. Pertama bukan saya yang nyerang, masih dalam pencarian namanya Kancil. Saya kemarin bawa arit, punya kawan," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan