SuaraSumut.id - Seorang mahasiswi semester satu diperkosa anak pemilik kos tempatnya mengontrak di kawasan Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Parahnya, korban diperkosa korban dalam keadaan menstruasi.
Informasinya, pelaku Edi (28), awalnya mendekati korban yang masih berusia 17 tahun. Alhasil, nafsu bejatnya tak terbendung dan dia pun memperkosa korban pada 14 November 2021 di kamar kontrakan korban.
“Korban saat itu posisinya dalam keadaan datang bulan. Jadi dalam persetubuhan itu, korban dalam keadaan tidak bersih. Dalam arti masih datang bulan,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, dikutip dari Digtara.com - jaringan Suara.com, Sabtu (27/11/2021).
“Pelaku melakukan persetubuhan yang pertama di kamarnya dini hari dan kedua masih di hari yang sama tanggal 14 November pagi hari di kamar korban,” imbuh Alith.
Menurut Alith, Edi sendiri berstatus sama seperti korban yakni sebagai mahasiswa.
“Korban adalah anak kos. Dan pelaku adalah anak pemilik kos. Korban dan pelaku ini statusnya mahasiswa. Motifnya karena suka, timbulah nafsu itu,” tutur Alith.
Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti pakaian korban dan pelaku. Di antaranya adalah pakaian pelaku dan korban.
“Barang bukti yang kami sita, satu potong kaus lengan panjang warna abu-abu, kemudian satu potong celana pendek warna kuning, kemudian daster warna merah milik korban, kemudian dua potong pakaian dalam milik korban,” kata Alith.
Sebelumnya, seorang pria di Bangkalan ditangkap setelah dilaporkan memperkosa seorang mahasiswi. Korban yang masih berusia 17 tahun ini diketahui diperkosa hingga dua kali di tempatnya kos.
Pelaku yakni M Junaidi Efendi alias Edi (28) warga Kamal, Bangkalan yang juga berstatus sebagai mahasiswa. Pelaku sendiri merupakan anak pemilik kos yang ditempati korban.
Baca Juga: Ibu Kos Larang Penghuni Kamar Bawa Cowok, Kalau Melanggar Hukumannya Ngilu
Kapolres Bangkalan Alith AKBP Alith Alarino menjelaskan pelaku ditangkap pada Minggu (20/11). Penangkapan dilakukan setelah orang tua korban diberitahu teman korban bahwa anaknya telah menjadi korban pemerkosaan anak pemilik kost di Bangkalan.
“Korban ada rasa takut menceritakan ke orang tuanya. Kemudian menceritakan ke temannya. Dan dari temannya ini kemudian dihubungi orang tuanya,” terang Alith, Sabtu (27/11/2021).
“Kami kemudian menangkapnya pada Minggu (20/11) sekitar pukul 20.00 WIB saat pelaku sedang nongkrong di sebuah kafe,” katanya lagi.
Berita Terkait
-
Pemilik Kos Buka Paksa Kamar Driver Ojol, Pas Dibuka Melongo Isinya Sampah Menggunung
-
5 Artis Juragan Kos-kosan, Ada yang Punya 200 Kamar!
-
Viral Kamar Kos Ditinggal Mudik Pas Balik Bikin Jijik, Jadi Mengenaskan
-
Tas Baju Laundry Anak Kost Dibuang, Jawaban Enteng Induk Semang Bikin Emosi
-
Bengis! 3 Pemuda Bunuh Pemilik Kos di Medan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh
-
LPS Medan Ajak Anak Muda Naik Level: Melek Finansial, Kreatif, dan Siap Berbisnis
-
Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, Buka BRI DPLK via BRImo dan Raih Bonus
-
Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan
-
Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan