SuaraSumut.id - Peristiwa mengerikan terjadi di depan gedung di Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (30/11/2021).
Seorang pengungsi warga negara (WN) Afghanistan membakar dirinya hidup-hidup di depan pintu masuk gedung yang di dalamnya terdapat kantor UNHCR.
Petugas keamanan yang melihat kejadian itu langsung bertindak memadamkan api yang menjilati sekujur tubuh korban Ahmad Shah (22) menggunakan racun api.
Korban kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Medan karena kondisinya disebut sangat parah.
"Kejadian sekitar pukul 10. 00 WIB," kata salah seorang pengungsi asal Afghanistan, M Zuma kepada SuaraSumut.id.
Ia mengaku, sejumlah imigran lain sempat memergoki aksi nekat korban yang telah menyiramkan bensin ke sekujur tubuhnya. Korban sempat dibujuk oleh teman-temannya untuk tidak membakar diri.
"Dia pegang mancis di tangan kanan dan kiri, kawan-kawan saya mau menangkapnya, dia (korban) bilang jangan dekat, jangan dekat" kata Zuma.
Namun, upaya untuk mencegah korban membakar dirinya sia-sia. Korban menantikan mancis dan langsung menyulut api di tubuhnya.
Api membakar sekujut tubuh korban selama 30 detik. Ia terlihat kesakitan, melompat-lompat sambil menggerakkan tangannya. Sementara, warga lain yang berada di sana langsung histeris heboh.
Baca Juga: Kenaikan Harga Minyak Goreng Sulitkan Masyarakat, BPKN Minta Pemerintah Bergerak
Nyala api padam setelah pihak keamanan menyemprotkan racun api ke sekujur tubuh korban. Dia pun dilarikan ke rumah sakit terdekat.
"Kondisi luka bakar 75 persen," kata Zuma.
Depresi Hidup Tak Jelas
Ia menduga korban nekat melakukan aksi bakar diri karena diduga depresi.
"Dari tahun 2015 ia diduga mengalami stres, depresi," ujarnya.
"Dia diduga depresi sejak masuk negara sini, pernah potong alat kelaminnya, mengalami hidup ketidakjelasan selama enam tahun," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC