SuaraSumut.id - Wakil Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Muhammad Aqil Irham menyebut bahwa KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya adalah sosok yang paling pas memimpin NU memasuki abad kedua organisasi Islam itu.
"Gus Yahya juga sosok yang paling pas untuk memimpin NU dengan gagasan-gagasannya yang sangat penting," kata Aqil, Sabtu (11/12/2021).
Salah satu gagasan Gus Yahya adalah melakukan transformasi konstruksi organisasi NU ke depan untuk optimalisasi di dalam mengaktualisasikan semua potensi-potensi yang dimiliki NU.
"Hal itu dipastikan akan berimplikasi positif baik bagi internal NU sendiri maupun bagi bangsa dan masyarakat pada umumnya," ujarnya.
Selain itu, Gus Yahya dinilai mampu mengomunikasikan isu-isu internasional dalam perspektif ke-NU-an, seperti isu perdamaian, kemanusiaan, dialog antaragama, HAM, dan demokrasi.
Menurut Aqil, gagasan mendasar Gus Yahya tersebut perlu didukung seluruh kader NU.
"Dengan terpilihnya Gus Yahya sebagai Ketua Umum PBNU maka gagasan-gagasan strategis tersebut tentu akan lebih mudah terimplementasikan dengan baik," katanya.
Apalagi, lanjut Aqil, gagasan Gus Yahya tersebut sejalan dengan pemikiran KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam membangun organisasi sekaligus mengoptimalkan peran gerakan dalam menghasilkan kemanfaatan.
"Dulu Gus Dur membangun gagasan-gagasan, dan menciptakan gerakan. Selain membawa perubahan mendasar dalam kehidupan kita sebagai warga NU, Gus Dur juga berhasil menggunakan dan mengkapitalisasi gerakan untuk mengoptimalkan berbagai potensi yang ada," ujarnya.
Baca Juga: Ini yang Membuat Gus Yahya Cocok Memimpin NU Versi Wasekjen PBNU
Terkait peluang Gus Yahya sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar Ke-34 NU, Aqil mengklaim Gus Yahya merupakan calon terkuat.
"Gus Yahya adalah sosok terkuat sebagai calon Ketua Umum PBNU, sekaligus sosok yang paling pas untuk memimpin NU saat ini," katanya.
Menurut dia, Gus Yahya memiliki dukungan yang sangat nyata dan banyak. Hal itu terlihat jelas saat Konferensi Besar di PBNU pada Selasa (7/12) lalu, di mana Gus Yahya terlihat didampingi oleh lebih dari 80 persen Ketua dan Rais Syuriah PWNU se-Indonesia.
Muktamar Ke-34 NU akan digelar di Provinsi Lampung pada 23-25 Desember. Selain Gus Yahya, kandidat Ketua Umum PBNU lainnya adalah KH Said Aqil Siroj, calon petahana yang segera mengakhiri periode kedua kepemimpinannya di NU. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Kepala SPPG Tebingtinggi Bantah Tudingan Dugem-Selingkuh, Laporkan Sejumlah Akun Medsos ke Polisi
-
BRI InFrame 2026 Hadirkan Kompetisi Fotografi dengan Tema Potret Ekonomi Kerakyatan
-
Kompolnas Dalami Kematian Eks Istri Polisi dengan Luka Tembak di Medan, Apa Hasilnya?
-
Viral Kepala SPPG Tebingtinggi Diciduk Istri Diduga Bareng Wanita Lain, Dilaporkan ke KPPG-Polisi
-
BRI Private Hadirkan Layanan Premium Medical Check Up untuk Kesehatan Anda