Kami juga menyesali sikap dan posisi Partai Golkar yang terus memilih menunda RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) yang telah disepakati oleh 7 Fraksi lainnya untuk ditindaklanjuti sebagai inisiatif DPR pada rapat BALEG DPR RI pada 7 Desember 2021. Partai Golkar yang telah lama berkiprah dan pengalaman yang Panjang di Negara Republik Indonesia, sesungguhnya memiliki concern terhadap usaha mendorong dan mewujudkan kesejahteraan warganya sebagai cita-cita yang tertuang dalam konstitusi yaitu Undang-Undang Dasar 1945 yaitu; “Untuk memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa”. Berpihaknya Partai Golkar terhadap dua RUU ini merupakan bagian dari penghargaan terhadap suara-suara yang memilih Partai Golkar selama ini.
Untuk itu melalui surat terbuka rakyat Indonesia ini, kami meminta Bapak menginstruksikan anggota DPR-RI dari Partai Golkar untuk mendukung kejelasan pembahasan RUU PPRT dan mendukung proses penyusunan dan pengesahan RUU TPKS di parlemen, sebagai bentuk komitmen Partai Golkar terhadap hak atas keadilan bagi korban dan masyarakat marjinal.
Demikian surat terbuka ini, kami berharap Bapak dapat menyerap aspirasi kami dan berkenan memberikan instruksi kepada wakil fraksi Golkar di Bamus.
Atas perhatian Bapak kami ucapkan terima kasih
Jaringan Masyarakat Sipil untuk Advokasi RUUPKS & Pendukung RUUPPRT
Kontributor : Budi warsito
Tag
Berita Terkait
-
Banyak Kasus Kekerasan Seksual Mencuat, DPR: Ini Momen RUU TPKS Harus Segera Disahkan
-
Belasan Santriwati Diperkosa Guru, Ridwan Kamil Dorong RUU TPKS Segera Terealisasi
-
Marak Kasus Kekerasan Seksual, Dorongan Pengesahan RUU TPKS Terus Menggema
-
Geger Guru Pesantren Perkosa Santri Di Bandung, KPAI Desak RUU TPKS Segera Disahkan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG
-
Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara
-
Pelaku Tawuran di Medan Jarah Beras-Motor di Warung, 1 Ditangkap
-
500 Lebih Atlet Bertanding di AHY Cup 2026, Lokot Nasution Dorong Tenis Meja Sumut Naik Kelas
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Bantu Pedagang Lepas dari Rentenir