SuaraSumut.id - Polisi menggagalkan peredaran 21 kg sabu di Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut). Dalam pengungkapan itu, petugas menangkap seorang nelayan berinisial SS alias Ipul (44) warga Desa Sei Apung, Kecamatan Tanjung Balai.
Kapolres Tanjung Balai AKBP Triyadi mengatakan, awalnya petugas mendapat laporan adanya laki-laki menawarkan sabu. Petugas lalu melakukan undercover buy dengan menyamar sebagai pembeli.
"Awalnya pelaku menjual sabu Rp 150 juta per kilo. Pelaku datang dan petugas melakukan penangkapan," katanya, Kamis (16/12/2021).
Triyadi mengatakan, petugas menemukan 1 bungkus plastik transparan berisi narkoba bertuliskan very good.
"Pelaku mengaku masih ada barang lainnya disimpannya di hutan bakau pulau Hj. Nui Perairan Sungai Asahan," katanya.
Petugas melakukan pengembangan bergerak ke lokasi serta menemukan barang bukti 20 Kg sabu.
"Petugas menemukan dua karung terikat di pohon. Saat dibuka dan dihitung jumlah 20 Kg sabu," ujarnya.
Pelaku mengaku sabu itu merupakan miliknya. Pelaku tidak sengaja menemukan sabu hanyut di Sungai Apung, Asahan.
"Pelaku mengaku 21 Kg sabu adalah miliknya dan akan dijual Rp 150 juta per kilo. Keuntungan keseluruhannya Rp 3,1 miliar," jelasnya.
Baca Juga: Sektor Perikanan Budidaya Dianggap Bisa Jadi Mesin Ekonomi Baru Bagi RI
Pelaku dipersangkakan dengan Pasal 112 (2) yo 114 (2) UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, ancaman hukuman maksimal seumur hidup.
Kontributor : Budi warsito
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap, Nia Ramadhani Belajar Cara Isap Sabu dari Rekan Artis
-
Sering Disuruh Beli Sabu, Segini Gaji Sopir Nia Ramadhani
-
Polisi Bekuk Pemuda Bawa Sabu Saat Sosialisasi Vaksinasi Covid-19
-
Dililit ke Badan, Gadis Putus Sekolah Bawa Sabu 2 Kg dari Malaysia, Upahnya Segini
-
Nia Ramadhani Akui Tahu Soal Sabu dari Rekan Artis
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
BNN Sumut Bongkar Sebuah Rumah di Helvetia, Total 8 Kg Sabu Disita
-
Eks Direktur Pelindo Korupsi Pengadaan Kapal Divonis 5 Tahun Penjara
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan
-
Viral Siswa Seberangi Sungai di Atas Tali, Pemerintah Aceh Desak BNPB Bangun Jembatan
-
2 Anak Medan Ditangkap Kasus Narkoba Lintas Pulau, Modus Kirim Paket Ekspedisi