SuaraSumut.id - Tim dosen Universitas Sumatera Utara (USU) dari Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian menggelar pelatihan. Kegiatan berlangsung di Desa Ria-Ria Kecamatan Polung Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara.
Pelatihan untuk peningkatan nilai tambah komoditi bawang merah melalui pengolahan, menjadi produk pangan untuk memenuhi pasar dalam negeri dan ekspor. Hal ini dilakukan dalam upaya mencapai ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Tim dosen yang diketuai Mimi Nurminah mengatakan, hal ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian dosen wajib mengabdi di lahan proyek nasional food estate Humbang Hasundutan, yang ditujukan kepada anggota kelompok tani.
"Pelatihan ditujukan kepada petani yang menanam bawang merah," katanya, dalam keterangannya, Senin (20/12/2021).
Mimi Nurminah menyatakan, bawang merah merupakan salah satu jenis produk hortikultura yang mempunyai sifat perishable (sangat mudah rusak).
"Pada saat panen raya harga bawang merah menjadi sangat rendah. Jika petani ingin menunda pemasarannya hingga harga kembali normal, maka justru akan menyebabkan kerusakan yang akhirnya menyebabkan kerugian pada petani," katanya.
Melihat permasalahan yang dialami petani ini, diperlukan adanya teknologi pengolahan yang dapat memperpanjang umur simpan dan meningkatkan nilai tambah dari produk bawang merah.
"Salah satu fungsi dari pengolahan bawang merah bertujuan untuk mempertahankan mutu sebelum digunakan," jelasnya.
Pemanfaatan bawang merah melalui diversifikasi produk olahan bawang merah yang sudah dipasarkan antara lain bawang goreng dan tepung bawang. Salah satu alternatif olahan bawang merah yang belum banyak dikembangkan adalah pasta bawang.
Baca Juga: Data Pelacakan Alumni 2021, 76,35 Persen Lulusan UGM Telah Bekerja dan Lanjut Studi
"Pengolahan pasta bawang merah ini bertujuan untuk kepraktisan saat menggunakannya dalam memasak. Pasta bawang merah juga menjadi alternatif produk sediaan bumbu," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pelatihan Bedah Sesar Ternak Kambing di Gorontalo Utara
-
Ingin UKM Indonesia Maju Seperti Amerika Serikat? Kuncinya Ada di Pelatihan yang Efektif
-
Polisi Masuk ke Tempat Pelatihan Militer OPM, Ini Benda yang Ditemukan
-
Mensos Berikan Pelatihan Kewirausahaan kepada Pemuda Papua
-
Kemnaker Jalin Kerja Sama dengan Mitra Industri untuk Perkuat Pelatihan Vokasi
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pengamat Nilai Fatwa Muhammadiyah Soal Kripto Perjelas Batas Halal Investasi Digital
-
Bandara Kualanamu Siap Layani Angkutan Lebaran 2026, Proyeksi 443 Ribu Penumpang
-
Punya Mobil Baru Lebih Mudah, BRI KKB Hadir dengan DP Mulai 10% dan Bunga Kompetitif
-
Rayakan Semangat Tahun Kuda Api, Bank Rakyat Indonesia Hadirkan BRI Imlek Prosperity 2026 di 3 Kota
-
Selebgram di Medan Ditangkap Polisi Kasus Narkoba