Ilustrasi pedagang cabai merah. [ANTARA/HO]
SuaraSumut.id - Petani cabai merah di Desa Paringgonan, Kecamatan Ulu Barumun, Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara, terancam tidak balik modal.
Hal ini disebabkan sejak beberapa kali musim panen harga cabai merah ditingkap petani terjun bebas.
Harga cabai merah dari sekitar Rp 20 ribu per kilogram saat ini menjadi Rp 18 ribu per kilogram.
"Saat ini kami sangat khawatir tidak balik modal," kata petani cabai merah Aman Basri, melansir Antara, Jumat (31/12/2021).
Terkait kondisi harga cabai merah yang belum diketahui pasti penyebabnya ini, Aman berharap dapat segera normal kembali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC