SuaraSumut.id - PSIS Semarang mendatangkan pemain asal Jamaika, Chevaughn Walsh, dalam menghadapi kompetisi BRI Liga 1 2021/2022.
Pemain yang sebelumnya merumput di Liga Vietnam itu sudah tiba di Indonesia pada tahun 2021.
Demikian dikatakan manajer PSIS Semarang Fardhan Nandana Ramadhan Junianto, melansir Antara, Rabu (5/1/2022).
"Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dan hasilnya baik, hari ini baru diperkenalkan," katanya.
Walsh memperkuat dua tim yang berbeda saat merumput di Vietnam. Kehadirannya diharapkan akan semakin mempertajam lini depan PSIS.
Chevaughn Walsh akan memperkuat PSIS Semarang pada putaran kedua Liga 1 Indonesia. Walsh rencananya akan diturunkan saat PSIS menghadapi Persija Jakarta.
Pertandingan PSIS Semarang melawan Persija Jakarta rencananya akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada Kamis (6/1/2022).
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Panduan Lengkap Cara Bayar Denda Tilang ETLE 2026 dengan Mudah dan Cepat Melalui HP
-
Pemkab Aceh Barat Alokasikan Rp 1 Miliar Bangun Kembali Jalan Rusak
-
Kejati Sumut Tahan 1 Eks Kepala KSOP Belawan di Kasus Dugaan Korupsi PNBP
-
PP Tunas Berlaku Sabtu Besok, Ini Daftar Aplikasi yang Harus Diblokir Akun Anak
-
Polda Sumut: Judi Online di Apartemen Medan Beromzet Rp 7 Miliar, 19 Orang Tersangka