SuaraSumut.id - Seorang pemuda di Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, berinisial FB (27) membakar temannya sendiri. AF membakar JFS (31) lantaran kesal motornya rusak.
Kasi Humas Polres Taput Aiptu W Baringbing mengatakan, awalnya FB menjumpai korban di rumahnya, Senin (10/1/2022) sekitar pukul 20.00 WIB.
Ia meminta korban memperbaiki motornya yang rusak. Saat itu, korban selalu cuek dan asyik main game.
"Korban selalu cuek dan asyik main game seperti tidak peduli," katanya, Selasa (11/1/2022).
Setelah terbakar korban menjerit-jerit. Pelaku hanya menonton korban yang terbakar," katanya.
"Warga yang melihat memadamkan api dan membawa korban ke rumah sakit," jelasnya.
Kekinian pelaku telah berada di dalam penanganan pihak berwajib.
"Saat ini pelaku sudah kita amankan untuk kepentingan penyidikan," pungkasnya.
Baca Juga: Dua Pasien Covid-19 di Batam Sembuh, Trend Positif Melandai
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana