SuaraSumut.id - Wali Kota Medan Bobby Nasution mencopot kepala lingkungan (kepling) di Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Medan Timur, Kota Medan. Kepling tersebut dicopot karena ketahuan melakukan pungutan liar (pungli) kepada warga.
Warga yang mengetahui adanya sidak Bobby, menunggu di luar Kantor Lurah Pulo Brayan Bengkel. Warga kemudian bersorak saat Bobby keluar dari kantor lurah itu.
"Terima kasih Pak Wali, kami tak dapat PKH sejak kepling itu di sini. Cocok itu pak, copot aja," kata ibu-ibu warga setempat.
Diketahui, awalnya Bobby mendapat laporan dari masyarakat soal adanya pungli pengurusan KTP dan KK sebesar Rp 1,7 juta oleh kepling tersebut. Bobby kemudian datang ke kantor kelurahan setempat, Selasa (11/1/2022).
"Ini ada yang melapor, DM ke saya ada kegiatan pungli. Selalu saya sampaikan ini, masih ada juga yang pungli. Rp 1,7 itu besar, kasian masyarakat," kata Bobby.
Bobby meminta agar kepling itu mengembalikan uang yang telah diambil dari warga. Bobby juga meminta camat agar mengganti kepling yang lebih baik lagi.
Bobby kemudian tampak melayani warga dengan mengajak ngobrol dan mendengar curhatan warga. Bobby juga tampak membawa bantuan berupa sembako.
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Copot Kepling di Medan karena Pungli Warga
-
Bobby Nasution Kepala Daerah Paling Populer 2021 di Sumut
-
Bobby Nasution Sidak Pengerjaan Drainase, 10 Hari Lagi Harus Siap!
-
Lobi-lobi Bobby Nasution Bikin Kantor Pos Medan Jadi Wadah UMKM Medan Naik Kelas
-
Medan Balik ke PPKM Level 2, Begini Kata Wali Kota Bobby Nasution
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit