SuaraSumut.id - Kepala lingkungan (kepling) di Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur,
dicopot karena melakukan pungli Rp 1,7 juta untuk pengurusan Kartu Keluarga (KK) dan KTP.
Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, kepling telah mengembalikan uang tersebut. Namun demikian, kepling itu dipastikan tidak lagi berdinas.
"Pengembalian uang sudah selesai dan telah diterima langsung oleh korban. Namun saya pastikan beliau tidak lagi berdinas sebagai kepling," kata Bobby, Kamis (13/1/2022).
Diberitakan, awalnya Bobby mendapat laporan dari masyarakat soal adanya pungli pengurusan KTP dan KK sebesar Rp 1,7 juta oleh kepling tersebut. Bobby kemudian datang ke kantor kelurahan setempat, Selasa (11/1/2022).
"Ini ada yang melapor, DM ke saya ada kegiatan pungli. Selalu saya sampaikan ini, masih ada juga yang pungli. Rp 1,7 itu besar, kasian masyarakat," kata Bobby.
Bobby meminta agar kepling itu mengembalikan uang yang telah diambil dari warga. Bobby juga meminta camat agar mengganti kepling yang lebih baik lagi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana