SuaraSumut.id - Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengimbau masyarakat untuk mempercayakan semua proses terkait temuan kerangkeng manusia hingga adanya dugaan perbudakan modern di rumah Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin.
"Ini sedang berproses semuanya, apakah tempat ini seperti yang didengarkan teman-teman semuanya? Fakta sampai sekarang kita sudah memeriksa mantan penghuni, orang yang menghuni tempat ini maupun beberapa pihak yang berkaitan dengan tempat ini saat ini masih kita lakukan pendalaman," kata Panca Putra, Rabu (26/1/2022).
Saat mendampingi KPK melakukan OTT terhadap Terbit Rencana, Panca mengaku sempat menanyakan berbagai hal kepada Terbit.
"Yang pertama saya tanyakan apakah izinnya ada, saat itu diakui yang bersangkutan tidak. Tempat ini digunakan untuk apa dan disampaikan bersangkutan adalah tempat rehabilitasi orang-orang pecandu narkoba," ujarnya.
Pihak kepolisian telah menerima dokumen dari 48 orang yang pernah menjalani pembinaan di areal rumah Bupati Langkat.
"Kita terus bekerjasama dengan BNNP. Jadi tenang aja, kita dalami. Saya imbau masyarakat untuk tenang, kita sedang mendalami, teman-teman Komnas HAM juga turun," jelasnya.
Pantauan di lokasi, saat mengecek lokasi kerangkeng, Panca Putra bersama Komnas HAM juga masuk ke dalam rumah Terbit Rencana melalui bagian belakang rumah.
Sementara, puluhan warga terlihat berada di lokasi. Mereka umumnya merupakan keluarga dari penghuni kerangkeng.
"Dia (Terbit) malaikat kami, tidak seperti yang disampaikan," teriak warga.
Baca Juga: Angel Kandane! Kantor Pinjol Ilegal Digerebek, Manajemen Pekerjakan Anak di Bawah Umur
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Sebut Kerangkeng Manusia jadi Tempat Rehab, Komisi III ke Polri: Jangan Asal Menyimpulkan, Selidiki sampai Tuntas!
-
Kerangkeng Manusia: Jika Terbukti Ada Perbudakan, Bupati Langkat Bisa Dijerat TPPO
-
Soal Adanya Temuan Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat, Ketua KPK: Dimanfaatkan untuk Pekerjanya
-
Partai Golkar Minta Aparat Penegak Hukum Tak Pandang Bulu dalam Menyelidiki Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat
-
Soal Temuan Kerangkeng Manusia, Golkar Pastikan Bakal Pecat Bupati Langkat Sebagai Kader Jika Terbukit Melanggar HAM
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja