SuaraSumut.id - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi ingin mengumpulkan 1.000 wanita cantik saat pelaksanaan PON 2024.
Wanita tersebut disiapkan untuk menyambut kedatangan rombongan saat pelaksanaan PON.
"Siapkan wanita-wanita yang cantik 1.000 orang. Boleh dipandang tapi tak boleh disentuh," kata Edy, melansir Antara, Sabtu (29/1/2022).
"Letak di hotel sebagai penerima tamu, dengan pakaian adat," katanya.
Edy juga meminta agar disiapkan tempat VVIP di bandara. Ia juga meminta agar disiapkan hotel-hotel.
"Berapa jumlah hotel, berapa yang dibutuhkan. Kumpulkan hotel-hotel itu semua, 2024 hotel itu mau kita pakai," ujarnya.
Edy ingin selama perhelatan, Sumatera Utara menjadi tuan rumah yang memiliki citra positif bagi daerah lain.
Dirinya berencana mencari wasit luar negeri agar bertindak adil saat pelaksanaan PON.
"Kalau tidak bisa pakai wasit di Indonesia, kita pinjam dari Malaysia, Thailand," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana