SuaraSumut.id - Polda Sumut telah memeriksa 63 saksi terkait dugaan penganiyaan hingga tewasnya penghuni kerangkeng milik Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin.
Demikian dikatakan Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra saat berada di gedung Ombudsman Sumut, melansir digtara.com--jaringan suara.com, Rabu (9/2/2022).
"Sudah 63 saksi yang diperiksa tim sampai saat ini," katanya.
Panca menambahkan, pemeriksaan yang dilakukan termasuk orang yang pernah tinggal di kerangkeng tersebut.
"Ataupun keluarganya, orang yang mengetahui dugaan tindak pidana yang terjadi selama di sana," katanya.
Disoal jumlah korban tewas tambahan yang sebelumnya dikatakan tiga orang, Panca mengaku belum dapat membeberkannya. Pasalnya, petugas masih mendalaminya lagi.
Panca berharap para keluarga korban kekerasan kerangkeng manusia milik Terbit mau melapor.
“Kita membuka peluang kepada masyarakat agar berani untuk melapor,” ucapnya.
Setelah pihaknya melakukan pemeriksaan kepada para saksi, statusnya akan segera ditingkatkan ke tingkat penyelidikan.
Baca Juga: Tinggi Gelombang di Laut Selatan Jawa Barat Capai 6 Meter, BMKG Imbau Nelayan Waspada
"Mohon dukungannya, setelah pemeriksaan teman-teman akan meningkatkan ke penyelidikan," tukasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Soal Temuan Kerangkeng Manusia di Rumahnya, Bupati Langkat Sebut Itu Sudah Umum dan Diketahui Aparat
-
Buka-bukaan Bupati Langkat Soal Temuan Kerangkeng Manusia Di Rumahnya: Itu Tempat Pembinaan
-
Bupati Langkat Nonaktif Bantah Ada Kerangkeng Manusia di Rumah Pribadinya
-
Polisi Temukan Kuburan Korban Tewas Kerangkeng Bupati Langkat
-
Komnas HAM Pastikan Ada Bentuk Kekerasan di Kerangkeng Rumah Bupati Langkat
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Jaga Konektivitas Warga di Huntara, Telkomsel Perkuat Akses Internet
-
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Meulaboh, Dua Unit Kendaraan Diamankan
-
Link DANA Kaget Gratis Siang Ini Gacor Habis, Sikat Sebelum Kehabisan
-
Gempa Dangkal Guncang Bener Meriah Aceh
-
Permainan Domino Dilarang di Aceh Barat