SuaraSumut.id - Monumen patung Bung Karno akan dibangun di rumah pengasingan Soekarno di Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut).
Hal itu disampaikan Ketua DPD PDIP Sumut Rapidin Simbolon bersama sejumlah pengurus saat bertemu Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.
"Kita usulkan dan Gubernur Sumut menyambut baik. Apalagi yang dibangun adalah monumen tokoh proklamator yang merupakan founding father bangsa ini," katanya, melansir Antara, Sabtu (12/1/2022).
Ia mengatakan, Edy Rahmayadi berjanji akan memberikan dukungan sepenuhnya untuk membangun dan merealisasikan monumen itu dalam waktu dekat.
Diketahui, Presiden Indonesia pertama Soekarno menjalani pengasingan di Parapat, mulai 4 Januari 1949.
Bung Karno bersama dua rekan seperjuangannya, Sutan Sjahrir (Perdana Menteri RI) dan Haji Agus Salim, lebih dulu dibuang ke Berastagi, Kabupaten Karo. Di sana mereka ditahan sekitar 10 hari. Ketiganya kemudian diasingkan lagi ke kawasan tepi Danau Toba, tepatnya di Parapat.
Berita Terkait
-
Orang Ini Sebut Bung Karno Pemimpin yang Gagal Membuat Indonesia Bersatu, Begini Penjelasannya
-
Jejak Bung Karno dan Kisah Macan Putih di Sekitar Jalan Baru di Atas Terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung
-
Cucu Bung Karno Paundrakarna Ngamuk Soal Suksesi Mangkunegaran, Pegiat Sejarah Budaya Solo Angkat Bicara
-
Diamuk Cucu Bung Karno Paundrakarna, Ini Profil Mentereng Bhre Cakrautomo, Calon Kuat Mangkunegara X
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital