SuaraSumut.id - Jalan utama menuju rumah warga di Lingkungan II, Kelurahan WEK II, Kampung Bukit, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), ditutup tembok setinggi 2 meter. Akibatnya, sebanyak 23 jiwa dari 7 KK yang tinggal di kawasan tersebut tidak bisa ke luar rumah.
Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses masuk ke rumah warga. Tembok itu didirikan pemilik salah satu hotel di lokasi tersebut. Saat ini, warga hanya bisa berharap kerendaan hati pemilik tanah, serta meminta Pemerintah Kota Padangsidimpuan untuk turun memikirkan nasib mereka.
Ketujuh KK tersebut yakni, Yusuf Nasution (42), Bitcar Pakpahan (54), Sumarto Pakpahan (52), Komaria Harahap (60), Hartati Jamilah Sari Dewi Harahap (56), Roslina Sari Dewi Harahap dan Sinta Boru Samosir dengan jumlah jiwa dilingkungan mereka sebanyak 23 Jiwa.
“Sekarang kami tidak bisa ke luar dari rumah, karena akses jalan sudah ditutup,” ujarnya, dikutip dari Digtara.com - jaringan Suara.com, Senin (14/2/2022).
Menurutnya, 7 kepala keluarga tersebut tidak memiliki akses lain, kecuali yang saat ini sedang dibangun oleh pemilik lahan.
“Kami berharap agar pemilik lahan untuk memberikan sedikit akses jalan agar kami dan keluar bisa keluar masuk,” ungkap mereka.
Jika akses jalan ditutup, maka anak-anak mereka tidak akan bisa sekolah. Sebab, selama ini, anak mereka melewati jalan itu ketika hendak ke sekolah.
”Dari mana anak kami bisa sekolah, apabila akses itu semua ditutup,” imbuh warga.
Berbagai usaha sudah mereka lakukan, seperti, menjumpai Camat Padangsidimpuan Utara dan Kasatpol PP Padang Sidimpuan. Namun, hingga saat ini mereka tidak mendapatkan solusi dari kedua instansi tersebut.
Baca Juga: Alhamdulillah! Penyandang Disabilitas di Padangsidimpuan Sumut Dapat Motor Roda Tiga dari Kemensos
”Mereka bilang akses jalan sudah aman, tapi nyatanya masih ada pembangunan,” katanya.
Berita Terkait
-
Waspada! Akun Facebook Palsu Anggota DPRD Padangsidimpuan Minta Uang dan Pulsa
-
Ulama dan Tokoh Masyarakat Datangi Polres Padangsidimpuan, Ada Apa?
-
Remaja di Sumut Tewas Tenggelam di Air Terjun Kembar
-
Tahun Baru 2022, Wali Kota Padangsidimpuan Larang Kafe dan Restoran Beroperasi
-
Wanita Paruh Baya di Sumut Ditemukan Tewas Tergantung
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Tuntutan Diterima DPRD Sumut, Mahasiswa Desak Pemerintah Turunkan BBM - Hapus MBG
-
Demo di DPRD Sumut, Mahasiswa Blokir Jalan: Kebijakan Prabowo-Gibran Menyengsarakan Rakyat
-
Kunjungi SRMP Medan, Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Ubah Masa Depan Anak
-
Lengkap Doa Awal Tahun Baru 1 Muharram 1448 H, Arab, Latin, dan Artinya
-
Tragedi Kecelakaan Maut di Pidie Aceh, 4 Orang Meninggal Dunia